page hit counter
www.patrolipost.com
01:01 WITA - Hutan Sekitar Kawah Ijen Banyuwangi Terbakar Hebat 00:40 WITA - Belasan Hektare Lahan Hutan Mendeha Terbakar 20:36 WITA - Api Kembali Membesar, Jalan Raya Penelokan Tertutup Asap 20:25 WITA - Sering Disindir di Facebook, Pria Ini Tikam Mantan Istrinya 19:27 WITA - Dukungan Paket Made Subrata - Ngakan Kutha Parwata Menguat 19:15 WITA - Duh, Balita Tewas di Kolam Renang Hotel Santosa
Festival Rakyat Sanur Tahun 2019 Mengangkat Filosofi Bambu

Selasa, 21/05/2019 - 02:18:57 WITA
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat membuka SVF 2018 lalu


TERKAIT:
 
  • Festival Rakyat Sanur Tahun 2019 Mengangkat Filosofi Bambu
  •  
    DENPASAR | patrolipost.com - Festival rakyat yang mengangkat potensi pariwisata di Desa Sanur Denpasar tahun ini akan berlangsung dengan tema 'Dharmaning Gesing' atau dapat diartikan secara harafiah sebagai hal dalam memuliakan atau kewajiban berbuat baik terhadap bambu. Event yang menyandang branding Sanur Village Festival (SVF) setiap harinya mampu mendatangkan ribuan wisatawan asing dari berbagai negara menikmati bermacam kegiatan mulai dari budaya, lingkungan, seni tari, musik, kuliner dan lainnya.

    Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS), Ida Bagus Sidharta Putra, Senin (20/5) menyampaikan bahwa tanaman bambu menjadi bahasan kesadaran filosofi bambu di Bali. Bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang paling banyak digunakan mayarakat Bali dalam kehidupan sehari-hari. Hampir di setiap upacara keagamaan, bambu pasti digunakan, baik daun maupun batangnya.

    "Bambu juga menjadi salah satu unsur penting bangunan arsitektur adat Bali. Bagi masyarakat Bali, bambu memang memiliki filosofi kuat dan sangat mendalam," terangnya yang akrab disapa Gusde ini.

    Kata dia, sifat-sifat baik dan keunggulan bambu dibandingkan tanaman lainnya menjadi spirit dan semboyan hidup bagi masyarakat Bali. Bambu semasa kecil tumbuh tegak, namun saat tua akan merunduk. "Ini adalah lambang filosofi Hindu Bali yang selalu menjaga sopan santun. Disamping itu bambu juga memiliki sifat semakin lama semakin kuat, baik akar yang membentuk rumpun kesatuan maupun batangnya yang kuat," tambahnya.

    Gusde yang juga Ketua PHRI Denpasar ini mencontohkan, bambu yang dimanfaatkan dalam sunari. Benda yang terbuat dari buluh bambu yang dilubangi dan dapat mengeluarkan suara saat diterpa angin. Dalam keyakinan Hindu Bali, sunari merupakan simbol Dewa Brahma, dan pada lengkungannya terdapat kera yang merupakan simbol Maruti, yang berasal dari kata marut atau angin.

    Lebih lanjut dia mengatakan, sunari yang bentuknya bambu utuh menjulang tinggi ini erat kaitannya dengan aktivitas dan budaya agraris. Sunari yang konon berarti sunar atau sinar memiliki makna sebagai penerang umat manusia dalam hidup dan kehidupan. "Konteks Sunari juga mendekatkan pada Sanur yang dulunya adalah wilayah agraris serta nama Sanur sendiri yaitu Saha Nuhur atau sinar suci yang dapat memberikan penerang bagi kehidupan," kata Gusde.

    Sanur Village Festival mengusung tema bambu bukan saja membicarakan mengenai bambu secara materi saja, juga melalui kesadaran dan falsafah hidup disamping memahami manfaat dan fungsinya, serta kelestariannya. Melalui tema Dharmaning Gesing Sanur Village Festival ingin mendekatkan kembali sebuah penghormatan pada unsur alam yang menjadi guru dan petunjuk bagi keselarasan hidup di muka bumi ini.

    Sanur Villaga Festival yang ke-14 tahun ini akan berlangsung pada 21-25 Agustus 2019 mendatang bertempat di Pantai Matahari Terbit, Sanur. (yue)



     
    Berita Lainnya :
    Hutan Sekitar Kawah Ijen Banyuwangi Terbakar Hebat
    Belasan Hektare Lahan Hutan Mendeha Terbakar
    Api Kembali Membesar, Jalan Raya Penelokan Tertutup Asap
    Sering Disindir di Facebook, Pria Ini Tikam Mantan Istrinya
    Dukungan Paket Made Subrata - Ngakan Kutha Parwata Menguat
    Duh, Balita Tewas di Kolam Renang Hotel Santosa
    Luar Bisa! Pidato Pertama Presiden Jokowi Tanpa Teks
    Mega - SBY dan Prabowo - Sandi Mendapat Apresiasi Khusus Ketua MPR
    Ma'aruf Amin Tanggalkan Sarung saat Pelantikan
    Inilah Bocoran Kabinet Kerja Jilid II Jokowi - Ma'aruf
    Setelah Tempeleng 10 Siswa, Motivator Ini Berkali-kali Minta Maaf
    Mega-SBY dan 17 Kepala Negara Hadiri Pelantikan Jokowi
    Kapolres Karangasem Buka Perkemahan Bakti Remaja
    Stripe Baru, Honda Sonix 150 R Makin Agresif
    Angin Kencang Terjang Kintamani, Pohon-pohon Tumbang
    Empat Titik Kebakaran Lahan 'Kepung' Wilayah Kintamani
     
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1   Waduh! Tiga Rumah Mewah di Renon Dirampok
    2   Polisi Asal Bangli yang Dinas di Madura, Bunuh Diri dengan Cara Tembak Kepala Sendiri
    3   Setelah Ditonton Istri, Suami Dipolisikan
    Heboh! Video Mesum Oknum Perwira Polda Bali
    4   Ngemplang Pajak 200 Miliar, Bangunan Hotel di Seminyak Disita
    5   Istri Sakit Jantung, Suami Ceburkan Diri ke Danau Batur
    6   Empat Titik Kebakaran Lahan 'Kepung' Wilayah Kintamani