www.patrolipost.com
23:02 WITA - Akibat Ban Pecah, Pesawat Latih BIFA Nyungsep 22:58 WITA - Sistem PPDB Online Kacau, Orangtua Siswa Mencak-mencak 22:53 WITA - Orangtua Siswa di Klungkung Datangi Kantor Desa 22:48 WITA - Ratusan Nasabah Datangi Kantor BPR Legian 22:42 WITA - Penasihat Hukum Sebut Dakwaan JPU Prematur 22:37 WITA - Imigrasi Bantah Mantan Miss Universe Australia Telantar di Bali
Festival Rakyat Sanur Tahun 2019 Mengangkat Filosofi Bambu

Selasa, 21/05/2019 - 02:18:57 WITA
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat membuka SVF 2018 lalu


TERKAIT:
 
  • Festival Rakyat Sanur Tahun 2019 Mengangkat Filosofi Bambu
  •  
    DENPASAR | patrolipost.com - Festival rakyat yang mengangkat potensi pariwisata di Desa Sanur Denpasar tahun ini akan berlangsung dengan tema 'Dharmaning Gesing' atau dapat diartikan secara harafiah sebagai hal dalam memuliakan atau kewajiban berbuat baik terhadap bambu. Event yang menyandang branding Sanur Village Festival (SVF) setiap harinya mampu mendatangkan ribuan wisatawan asing dari berbagai negara menikmati bermacam kegiatan mulai dari budaya, lingkungan, seni tari, musik, kuliner dan lainnya.

    Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS), Ida Bagus Sidharta Putra, Senin (20/5) menyampaikan bahwa tanaman bambu menjadi bahasan kesadaran filosofi bambu di Bali. Bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang paling banyak digunakan mayarakat Bali dalam kehidupan sehari-hari. Hampir di setiap upacara keagamaan, bambu pasti digunakan, baik daun maupun batangnya.

    "Bambu juga menjadi salah satu unsur penting bangunan arsitektur adat Bali. Bagi masyarakat Bali, bambu memang memiliki filosofi kuat dan sangat mendalam," terangnya yang akrab disapa Gusde ini.

    Kata dia, sifat-sifat baik dan keunggulan bambu dibandingkan tanaman lainnya menjadi spirit dan semboyan hidup bagi masyarakat Bali. Bambu semasa kecil tumbuh tegak, namun saat tua akan merunduk. "Ini adalah lambang filosofi Hindu Bali yang selalu menjaga sopan santun. Disamping itu bambu juga memiliki sifat semakin lama semakin kuat, baik akar yang membentuk rumpun kesatuan maupun batangnya yang kuat," tambahnya.

    Gusde yang juga Ketua PHRI Denpasar ini mencontohkan, bambu yang dimanfaatkan dalam sunari. Benda yang terbuat dari buluh bambu yang dilubangi dan dapat mengeluarkan suara saat diterpa angin. Dalam keyakinan Hindu Bali, sunari merupakan simbol Dewa Brahma, dan pada lengkungannya terdapat kera yang merupakan simbol Maruti, yang berasal dari kata marut atau angin.

    Lebih lanjut dia mengatakan, sunari yang bentuknya bambu utuh menjulang tinggi ini erat kaitannya dengan aktivitas dan budaya agraris. Sunari yang konon berarti sunar atau sinar memiliki makna sebagai penerang umat manusia dalam hidup dan kehidupan. "Konteks Sunari juga mendekatkan pada Sanur yang dulunya adalah wilayah agraris serta nama Sanur sendiri yaitu Saha Nuhur atau sinar suci yang dapat memberikan penerang bagi kehidupan," kata Gusde.

    Sanur Village Festival mengusung tema bambu bukan saja membicarakan mengenai bambu secara materi saja, juga melalui kesadaran dan falsafah hidup disamping memahami manfaat dan fungsinya, serta kelestariannya. Melalui tema Dharmaning Gesing Sanur Village Festival ingin mendekatkan kembali sebuah penghormatan pada unsur alam yang menjadi guru dan petunjuk bagi keselarasan hidup di muka bumi ini.

    Sanur Villaga Festival yang ke-14 tahun ini akan berlangsung pada 21-25 Agustus 2019 mendatang bertempat di Pantai Matahari Terbit, Sanur. (yue)



     
    Berita Lainnya :
    Akibat Ban Pecah, Pesawat Latih BIFA Nyungsep
    Sistem PPDB Online Kacau, Orangtua Siswa Mencak-mencak
    Sistem Zonasi PPDB SMPN Membingungkan
    Orangtua Siswa di Klungkung Datangi Kantor Desa
    Dana Simpanan Terancam Tak Kembali
    Ratusan Nasabah Datangi Kantor BPR Legian
    Mantan Ketua Kadin Bali ‘Melawan’
    Penasihat Hukum Sebut Dakwaan JPU Prematur
    Imigrasi Bantah Mantan Miss Universe Australia Telantar di Bali
    Sering Pakai Topi Bikin Rambut Botak?
    Siswa Baru di Gianyar Dipungut Biaya melalui Komite Sekolah
    Desa Pakraman Budeng Dituding Rampas Hak Warga
    Kirim SMS Diminta Datang, Siswi SD Dicabuli
    Manajemen Bobrok Rugikan Ribuan Nasabah
    BPR Legian hanya Dompleng Nama
    Main Gamelan, Bule AS Tampil Memukau di PKB
    Jelang Pilkada Badung 2020
    Giriasa Bakal Lawan Kotak Kosong?
    Tumpukan Sampah Plastik Cemari Laut dan Pantai Padang Bai
    Senjata Brimob yang Dirampas Perampok Tahun 2016 Ditemukan
    Nasabah Galau, Deposito Rp 150 Juta Tak Bisa Ditarik
     
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1   Selingkuhi Istri Orang, Dek Kolok Bonyok Dikeroyok
    2   Gunung Agung Erupsi Hebat, Lontarkan Lava Pijar Sejauh 3 Kilometer
    3   Kasus Ketua Kadin Seret Asisten III Pemprov Bali
    4   Sah! Izin Usaha BPR Legian Dicabut
    5   Tak Bisa Tarik Deposito, Nasabah BPR Legian Mengadu ke OJK
    6   Disinyalir Banyak 'Pegadaian Remang-remang' di Denpasar