Puluhan Calon Bunda Literasi Tingkat Desa se-Denpasar Ikuti Pembekalan 

literasi
Sosialisasi dan pembekalan literasi tingkat desa/kelurahan se-Kota Denpasar di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com –  Kegiatan sosialisasi dan pembekalan literasi melibatkan puluhan calon Bunda Literasi tingkat desa/kelurahan se-Kota Denpasar di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar, Jumat (23/9/2022). Adapun para peserta dibekali teori serta praktek mulai dari membacakan cerita untuk anak hingga materi mengenai public speaking dan personal branding.

Kegiatan sosialisasi dan pembekalan literasi ini dibuka langsung Bunda Literasi Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara yang didampingi Kepala Dinas  Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Dewa Nyoman Sudarsana.

Bacaan Lainnya

Sagung Antari Jaya Negara mengajak para peserta yang dominan perempuan untuk belajar dan mendalami dengan baik soal literasi. Menurutnya, literasi ini tentunya untuk kesejahteraan bersama.

“Kita terus belajar mengenai literasi ini apa dan bagaimana cara kita untuk lebih membiasakan kegiatan ini di masyarakat. Literasi kini tidak lagi hanya sebatas membaca, namun ada kegiatan seperti mendongeng dan membacakan cerita untuk anak,” tuturnya.

Pihaknya yakin dengan melibatkan para bunda di desa/kelurahan ini dapat menyentuh langsung masyarakat. Sehingga kegiatan literasi lebih mudah dilakukan dan cepat terserap. Dimana kegiatan literasi ini bukan hal baru, karena selama ini berdekatan dengan kegiatan Pokja 2 di TP PKK.

“Dengan adanya Bunda Literasi ini nantinya di desa / kelurahan, tentu akan menjadi hal yang lebih spesifik dalam hal literasi bagi masyarakat,” ujar Antari Jaya Negara.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Dewa Nyoman Sudarsana mengungkapkan, kegiatan literasi saat ini tidak hanya sebatas membaca saja. Adapun literasi di masa sekarang ini tidak hanya sebatas membaca, namun diharapkan bisa menjadi acuan dan dasar dalam menghasilkan atau memproduksi sesuatu.

“Inilah yang disebut sebagai literasi berbasis inklusi,” katanya.

Selain itu, kegiatan sosialisasi dan pembekalan ini turut pula menghadirkan para pegiat literasi yang selama ini turut berkecimpung dan aktif dalam kegiatan literasi. Yakni Debby Lukito Goeyardi dan Dr Luh Kadek Budi Martini. (030)

Pos terkait