Plt Kepala BKN RI: Kesenjangan Digital Lebih Sulit Diatasi Ketimbang Kesenjangan Ekonomi

kepala bkn ri
Plt Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana pada acara Peluncuran SIASN di Buleleng dalam melakukan transformasi pelayanan digital di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin 20 Februari 2023. (ist)

SINGARAJA | patrolipost.com – Era teknologi telah memasuki 5.0 Internet of Things (IOT) menyebabkan perubahan teknologi juga akan semakin cepat bahkan tidak bisa disadari. Begitu pula dalam sistem administarsi digital, tandatangan digital menjadi basis dari digitalisasi dan mutlak digunakan pada Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN).

Demikian pernyataan Plt Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana pada acara Peluncuran SIASN di Buleleng dalam melakukan transformasi pelayanan ke arah digital di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja pada Senin 20 Februari 2023.

Bacaan Lainnya

Bima Haria Wibisana melanjutkan, karena itu Pemerintah harus cepat menyamakan infrastruktur teknologi. Karena jika tidak maka akan terjadi kesenjangan digital.

“Dampaknya akan lebih sulit diatasi ketimbang dengan kesenjangan ekonomi. Kesenjangan digital tidak mudah karena yang senjang adalah informasi di kepalanya,” ucap Bima Haria.

Lebih lanjut Haria Wibisana mengatakan, usia bukan alasan untuk tidak mau beradaptasi pada perubahan. “Semua akan mudah asalkan mau mempelajari. SIASN ini akan mempermudah layanan kepegawaian,” imbuhnya.

Tida hanya layanan administrasi kepegawaian saja, di masa mendatang manajemen sumber daya manusia juga akan beralih ke digital. Untuk itu ia mengapresiasi pemerintah Kabupaten Buleleng yang telah mampu beradaptasi menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Saya berharap semua perangkat daerah bisa mengubah dirinya ke digital. Karena lebih murah, cepat, dan nyaman. Dan kalau itu bisa terjadi saya mendoakan agar Buleleng menjadi percontohan untuk digitalisasi,” harap Haria Wibisana.

Saat kehadiran Plt  Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana, Pemkab Buleleng merilis pelayanan adminstrasi ASN terbaru untuk pelayanan administrasi ASN seperti kenaikan pangkat, dilakukan secara online melalui SIASN Badan Kepegawaian Negara dan  Implementasi layanan kepegawaian secara elektronik. Bersama 656 Pegawai Negeri Sipil lingkup pemerintah Kabupaten Buleleng yang merupakan penerima SK kenaikan pangkat periode April 2023. Hadirnya SIASN mempermudah proses administrasi kepegawaian karena sudah terintegrasi dengan data BKN. Hasilnya berupa SK Kenaikan Pangkat juga diterima pegawai secara digital.

Sementara itu Pejabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menjelaskan pandemi Covid-19 merupakan momentum untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dari aspek pertanian dan UMKM yang terintegrasi dengan pariwisata. Pola trasformasi ekonomi itu membutuhkan perubahan pola pikir ASN. Dan Buleleng sudah mengarah pada perubahan pola dan sistem kerja. Salah satunya dalam konteks tata kelola di bidang kepegawaian yang sudah menggunakan sistem digital.

“Ada beberapa hal positif yang kita dapatkan, yang pertama buktinya jelas, prosesnya transparan, kecepatan layanan, dan ketelitian,” kata Lihadnyana.

Di tempat yang sama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan transformasi digital sangat penting dilakukan untuk menghilangkan prosedur layanan yang panjang. SIASN di luncurkan untuk mempermudah pegawai dalam melengkapi administrasinya, sehingga tidak mengganggu tugas pokok dan fungsi.

“Saya mengajak seluruh birokrasi pemerintahan Kabupaten Buleleng untuk bertransformasi ke digital. Tak hanya surat menyurat, SK, Piagam Penghargaan juga bisa menggunakan tandatangan digital. Perizinan juga begitu. Apalagi sudah ada OSS. Di dunia digital kita tidak boleh menyerah. Hidup di zaman digital kita harus beradaptasi,” ucapnya. (625)

Pos terkait