Peserta Didik Sespimmen Polri Ikuti Simulasi TFG dan TWG

LEMBANG | patrolipost.com – Rangkaian pelaksanaan Pemilu tahun 2018 sampai dengan 2019, mulai dari tahapan pra pemilu, pemilu sampai pasca Pemilu tentu memerlukan perencanaan pengamanan yang tepat sehingga situasi dan kondisi kamtibmas dapat dipelihara. Berbagai situasi lainnya di beberapa wilayah di Indonesia, juga memerlukan adanya pengamanan yang tepat dan terencana.

Operasi Karhutla dan Tinombala menjadi salah satu contohnya yang memerlukan pengamanan sehingga tidak berdampak luas di masyarakat. Polri sebagai aparat negara yang bertugas memelihara kamtibmas memegang peranan penting dalam upaya pengamanan dari berbagai situasi yang terjadi.

Untuk itulah, sebagai calon Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) setingkat KOD (Kesatuan Operasional Dasar), Sespimmen Polri melatihkan TFG (Tactical Floor Game) dan TWG (Tactical Wall Game) kepada seluruh peserta didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-59 di Kampus Sespim, Lembang Jawa Barat, Senin (6/10/2019) lalu.

Pelatihan simulasi TFG dan TWG disampaikan oleh Tim dari Ssops Polri disertai dasar hukum pelaksanaannya bahwa pedoman dalam pelaksanaan kegiatan kepolisian diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 1 Tahun 2019 tentang Sistem, Manajemen, dan Standar Keberhasilan Operasional Polri. 

Operasional kepolisian dibagi ke dalam 3 bentuk yaitu: kegiatan rutin, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), serta operasi kepolisian. Adapun cara bertindak yang dilakukan dalam ketiga kegiatan operasional kepolisian tersebit meliputi 3 (tiga) cara bertindak yaitu: CB teknis, CB taktis, dan pola bertindak.

Pada simulasi TFG dan TWG tersebut, Tim Ssops Polri mengundang Tim dari Polres Sumedang yang secara lengkap menampilkan simulasi pengamanan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Sumedang. Hadir dalam simulasi tersebut, Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo beserta seluruh pejabat utama Polres Sumedang dan unsur pendukung lainnya.

Pada simulasi tersebut, secara langsung dijelaskan kondisi sebenarnya sehingga para Serdik dapat mengimplementasikan pada saat berdinas kembali. Perencanaan kegiatan operasional yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan kepolisian di lapangan. (222/jhh/aa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.