Percepat Program Vaksinasi, Targetkan 20.000 Suntik Vaksin Per Hari di Bali

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr I Ketut Suarjaya.

DENPASAR | patrolipost.com – Aparatur Sipil Negara (ASN), wartawan dan lanjut usia (Lansia) menjadi pihak komunal yang diprioritaskan untuk vaksinasi. Sementara itu, ditarget sebanyak 20.000 suntik vaksin per hari di Bali, sehingga program vaksinasi bisa tuntas Desember 2021 mendatang.

“ASN, wartawan dan Lansia ini jadi pihak komunal yang diprirotaskan untuk vaksinasi. ASN adalah garda terdepan dalam pelayanan publik. Begitu juga dengan wartawan yang memiliki mobilitas tinggi dan sering bertemu dengan orang banyak. Kita tahu awak media selama ini juga garda terdepan dalam memberikan informasi dan menyebarluaskan informasi penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr I Ketut Suarjaya, Selasa (16/3/2021).

Bacaan Lainnya

Suarjaya mengatakan bahwa pemerintahan Provinsi Bali terus menggenjot penuntasan vaksinasi untuk kalangan aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, wartawan dan para Lansia. Sehingga proses vaksinasi ASN Pemprov Bali dan ASN Kabupaten/Kota dikebut, karena sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik.

“Dengan vaksinasi para pekerja media (wartawan) mereka memiliki kekebalan komunal. Sementara para Lansia adalah pihak yang rentan dan berisiko terhadap penularan Covid-19. Karenanya, ASN, wartawan dan Lansia ini dikebut vaksinasinya,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa vaksinasi ASN ini masuk ke dalam program prioritas vaksinasi para Lansia dan wartawan, yang ke depannya ditarget sebanyak 20.000 suntik vaksin per hari di Bali, sehingga program vaksinasi bisa tuntas Desember 2021 mendatang.

“Kita menargetkan vaksinasi untuk ASN Pemprov Bali bisa tuntas antara April dan Juni 2021. Saat ini, sudah jalan vaksinasi untuk ASN di BPBD Bali, Sat Pol PP Provinsi Bali, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, dan Tenaga Kesehatan. Vaksinasi sudah jalan di perkantoran masing-masing. OPD yang rentan dalam pelayanan publik sudah jalan vaksinasinya,” paparnya.

Selanjutnya, Suarjaya mengungkapkan bahwa atas perintah Gubernur Bali, Wayan Koster, Pemprov Bali mempermudah program vaksinasi Covid-19.

“Cukup datang bawa KTP ke fasilitas kesehatan atau posko vaksinasi yang disediakan Dinas Kesehatan Provinsi Bali atau Kabupaten/Kota, sudah bisa dilayani vaksinasi. Percepatan vaksinasi Covid-19 di Bali untuk mempercepat pembentukan imunitas komunal atau herd immunity. Juli 2021 ditarget vaksinasi untuk pelayanan publik sudah tuntas. Kalau bisa lebih cepat makin baik,” terangnya.

Suarjaya memaparkan bahwa vaksinasi untuk ASN Pemprov Bali jumlahnya mendekati 9.000 orang. Sedangkan vaksinasi akan dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali dan untuk ASN Kabupaten/Kota, vaksinasi akan dilaksanakan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota. (cr02)

Pos terkait