Penuhi Permintaan Demonstran, Wagub Kirim Surat Kepada Pemerintah Pusat Turunkan Harga BBM

demo 444444
Wagub Jatim Emil Dardak menyampaikan poin-poin kesepakatan kepada para demonstran, Senin (19/9). (ist)

SURABAYA | patrolipost.com – Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak memenuhi keinginan massa aksi demonstran pada Senin (19/9). Emil menemui massa buruh yang melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya. Demonstran sejak siang itu ditemui Emil pukul 18.00 WIB.

Di hadapan massa aksi, Emil meminta maaf atas ketidakhadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dia lalu menyampaikan sejumlah poin yang disepakati saat audiensi dengan perwakilan buruh di ruang kerjanya.

Emil menjelaskan, bersama Gubernur Khofifah merupakan pengemban amanah masyarakat Jatim. Dia berjanji mengirimkan aspirasi massa aksi ke pemerintah pusat.

Salah satu aspirasi itu berupa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Janji itu disampaikan Emil di hadapan demonstran.

”Tentunya aspirasi terkait situasi tantangan yang muncul akibat kenaikan harga BBM, kita tuangkan dalam surat rekomendasi,” ucap Emil.

Emil menyatakan akan menyampaikan aspirasi tentang peninjauan kembali Undang-undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibus Law.

”Undang-Undang Cipta Kerja agar bisa ditinjau ulang terutama terkait dimasukkannya klaster ketenagakerjaan,” tutur Emil.

Ketua DPD Partai Demokrat Jatim itu menambahkan, pihaknya juga menampung revisi upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2022.

Menurut dia, besaran UMK kini sedang dibahas ulang oleh sejumlah pihak yang melibatkan dinas tenaga kerja, serikat pekerja atau buruh, dewan pengupahan, dan asosiasi pengusaha.

”Mengenai UMK, kami bisa memahami situasinya. Kami mulai melakukan pembicaraan. Hasilnya mudah-mudahan temui titik yang baik,” ucap Emil.

Kepada massa aksi, Emil berjanji menginformasikan hasil penyampaian aspirasi ke pemerintah pusat, sesegera mungkin.

”Ini sedang kami godok dalam forum yang lebih kecil. Akan kami sampaikan dalam tempo sesingkat-singkatnya,” ujar Emil. (305/jpc)

Pos terkait