Pemerintah Kerjasama dengan Swasta Bangun SWRO di Jungutbatu

batu pertama11zzzzz
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta foto bersama usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan instalasi pengolahan air minum bersih melalui teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (31/5). (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Kebutuhan air bersih sangat menjadi prioritas utama apalagi saat ini perkembangan pariwisata begitu ramai ke Nusa Penida. Maka dari itu Pemerintah melakukan berbagai upaya agar nantinya masyarakat bisa terlayani air minum secara maksimal. Hal tersebut terlihat saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan instalasi pengolahan air minum bersih melalui teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (31/5).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta merasa bersyukur karena pada bisa dimulainya proses pembangunan SWRO. Menurut Bupati, air minum memang menjadi prioritas utama apalagi pariwisata sedang menggeliat di Nusa Penida. Bupati berharap progres pembangunan ini bisa berjalan lancar, selesai tepat pada waktu dan tentunya tetap menjaga kualitas pekerjaan yang maksimal. Perbekel juga diminta agar ikut mengawasi pembangunan ini jangan sampai asal-asalan dikerjakan.

“Semoga dengan adanya SWRO ini nantinya masyarakat dapat menikmati kebutuhan air minum dengan maksimal,” harap Bupati Suwirta didampingi Direktur PDAM Panca Mahottama Kabupaten Klungkung, I Nyoman Renin.

Direktur PT Tiara Cipta Nirwana, I Made Gde Putrayasa mengatakan bahwa pembangunan SWRO ini dilaksanakan melalui kerjasama antara Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Mahottama Kabupaten Klungkung dengan PT Tiara Cipta Nirwana. Selain itu, SWRO ini nantinya juga ditargetkan mampu memproduksi air sebanyak 110 liter/detik.

“Mudah-mudahan progres pembangunannya ini dapat berjalan lancar sehingga masyarakat bisa terlayani air minum secara merata,” harapnya. (855)

Pos terkait