Pelajar SMP Berkelahi, Kadisdik Klungkung Panggil Pihak Sekolah

SEMARAPURA | patrolipost.com – Viral di sosial media, pelajar SMP nyaris baku hantam di gelanggang olah raga. Diduga lokasi kejadian di GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung, Kamis (18/4/2024).

Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana saat dikonfirmasi, Kamis (18/4),
mengaku akan segera menyelesaikannya dengan memanggil pihak sekolah yang bertanggung jawab dengan siswanya.

Ketut Sujana menyebutkan belum mengetahui video perkelahian pelajar SMP yang viral di sosial media. Pihaknya mengaku akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan memanggil pihak sekolah terkait. Apalagi perkelahian terjadi saat siswa masih berseragam sekolah. Kasus perkelahian di lingkungan sekolah memang sering terjadi, untuk mencegah kenakalan remaja tersebut, Disdik langsung mengambil langkah-langkah cepat.

“Kita akan mediasi para pelajar yang berkelahi. Kita cari permasalahannya, kita panggil kepala sekolah untuk duduk bersama, jangan sampai berkelanjutan,” jelas Sujana.

Sujana menambahkan dengan tujuan menciptakan generasi berkarakter maka diupayakan untuk melakukan mediasi dan pembinaan sehingga perkelahian di antara pelajar bisa dihentikan. Apalagi kasus perkelahian di antara siswa ini sering diakibatkan oleh masalah sepele. “Perkelahian kan tidak berkarakter. Pasti masalah kecil-kecil itu seperti kebut-kebutan,” tuturnya.

Untuk mencegah perkelahian terus terjadi di lingkungan pendidikan maka peran sekolah sangat penting. Dengan menegakan tata tertib dan pemberian pembinaan seharusnya perkelahian antar siswa bisa dilakukan pencegahan. Sujana pun meminta kepada pihak sekolah tegas dalam mendidik siswanya dengan memberikan sanksi-sanksi yang telah diatur dalam tata tertib.

“Pihak sekolah kita harapkan untuk menerapkan sanksi-sanksi yang diberikan tetapi tetap awalnya pembinaan,” ulasnya.

Sujana pun berjanji akan segera menyelesaikan perkelahian para pelajar yang viral di sosial media tersebut agar tidak sampai menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Pihaknya akan berkoordinasi dengan kepala SMP di Klungkung untuk mengetahui asal dari pelajar yang berkelahi tersebut.

“Saya telepon kepala sekolahnya dulu,” ujarnya kesal. (855)

Pos terkait