Pegadaian, Gebyar Program Kejutan Akhir Tahun 2022

whatsapp image 2022 12 18 at 09.11.52
Keterangan pers terkait gebyar program akhir tahun PT Pegadaian. (foto/wie)

DENPASAR | patrolipost.com – Kali ini, PT Pegadaian Kantor Wilayah VII (Bali-Nusra) memberikan program kejutan akhir tahun 2022 ini kepada Nasabahnya, tak hanya itu, Pegadaian juga memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kantor Wilayah VII (Bali-Nusra) Denpasar Wayan Darmayasa mengatakan, setiap menjelang akhir tahun, akan ada banyak kejutan yang disiapkan untuk Nasabah. Lanjutnya, program Kejutan akhir Tahun kali ini, juga bakal memberikan penawaran yang gila-gilaan dari tahun – tahun sebelumnya.

“Pegadaian rutin memberikan kejutan menjelang akhir tahun dan setiap tahunnya selalu istimewa. Maka, ini momentum yang tepat bagi masyarakat yang telah lama menunggu penawaran menarik dari Pegadaian,” kata Wayan Darmayasa di acara media Gathering Pegadaian bertempat di The Gade Coffe & Gold Denpasar ,Jl.Thamrin No.39, Jumat (16/12/2022)

Bacaan Lainnya

Darmayasa menyebutkan, promo Kejutan akhir Tahun meliputi diskon uang muka mulai Rp15 ribu per gram hingga Rp60 ribu per gram untuk produk Cicilan Emas.Disusul, diskon angsuran untuk tiga produk sekaligus. Masing-masing gadai angsuran atau Kredit  dengan Sistem Gadai (Krasida), gadai BPKB dan kredit pembelian kendaraan.

“Jadi promo Kejutan akhir Tahun tidak hanya diskonnya yang gila-gilaan tapi produknya juga lengkap,” imbuhnya.

Adapun kejutan akhir tahun berlaku di seluruh wilayah kerja PT.Pegadaian Kanwil VII Denpasar yaitu, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur,mulai 10 Oktober lalu hingga 31 Desember 2022.

Sementara Deputy Operasional PT. Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar Beta Vektor Riski menambahkan, PT Pegadaian naikkan plafon Gadai Tanpa Bunga hingga pinjaman sampai Rp 2,5 juta. Layanan gadai tanpa bunga untuk jangka waktu tertentu ini dinamakan Gadai Peduli untuk outlet konvensional dan Rahn Peduli outlet gadai berbasis syariah. Layanan gadai bebas bunga diberikan bagi nasabah baru maupun nasabah tidak aktif untuk mendapatkan dana cepat dan mudah.

“Berbeda dengan Gadai Peduli sebelumnya, pada Gadai Peduli dan Rahn Peduli kali ini, nasabah bisa memperoleh pinjaman mulai dari Rp 50 ribu – Rp 2.5 juta dengan fasilitas bebas bunga 60 hari untuk Gadai KCA Reguler dan 30 hari untuk Gadai Harian. Sementara untuk Rahn Peduli, nasabah mendapatkan bebas Mu’nah selama 60 hari untuk Rahn Reguler dan 30 hari untuk Rahn Fleksi. Khusus untuk Gadai Harian dan Rahn Fleksi, Program Gadai Peduli diberikan bagi nasabah yang menjaminkan Barang Elektronik. Barang Elektronik yang dapat dijaminkan meliputi handphone, laptop, tablet, kamera, televisi atau barang elektronik lainnya,” tutur Beta Vektor Riski .

Menurutnya, program Gadai Peduli sudah berlangsung mulai tanggal 10 November lalu s.d 31 Desember 2022. Gadai Peduli diluncurkan dengan harapan dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat umum. Program ini dapat dimanfaatkan oleh segala segmen masyarakat untuk segala tujuan penggunaan pinjaman. Harapan kami juga, program ini dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM, dengan memanfaatkan fasilitas bebas bunga untuk mengembangkan usaha mereka.

“Gadai Peduli merupakan salah satu program yang diluncurkan oleh Pegadaian untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pinjaman. Fitur yang diberikan dalam Gadai Peduli dan Rahn Peduli sedikit berbeda jika dibandingkan dengan Gadai Peduli sebelumnya, dimana pinjaman yang diberikan lebih besar, dari sebelumnya maksimal hanya Rp 1 juta, kini plafon pinjaman mencapai Rp 2,5 juta,” jelas Beta Vektor.

Beta Vektor Riski berharap, program ini dapat memberikan pengalaman baru bagi masyarakat yang belum pernah menjadi nasabah, sehingga makin luas segmen masyarakat yang dapat dilayani oleh Pegadaian. Selain itu juga dapat membantu masyarakat mengatasi kebutuhan dana mendadak dalam jangka pendek. Bagi masyarakat yang ingin mengakses Gadai Peduli dan Rahn Peduli, bisa langsung datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat.

Vektor Riski  menjelaskan,  KUR Syariah Pegadaian merupakan fasilitas pembiayaan untuk masyarakat yang memiliki usaha produktif untuk pengembangan usahanya dalam jangka waktu tertentu.

“Alhamdulillah apa yang ditunggu-tunggu oleh para pelaku usaha kini datang juga. Pegadaian kini resmi menyalurkan KUR Syariah dengan nominal pinjaman sampai Rp.10 juta dengan Marjin/Mu’nah sebesar 6 persen pertahunnya. Kami berharap ikhtiar ini dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha Ultra Mikro untuk naik kelas,” ujar Vektor.

Lebih lanjut  Vektor menjelaskan, pengajuan KUR Syariah Pegadaian dapat dilakukan di seluruh Kantor Cabang dan Unit Pelayanan Cabang Pegadaian di seluruh Indonesia. Masyarakat dapat memilih jangka waktu pembiayaan mulai 12, 18, 24 atau 36 bulan dengan minimal usaha yang telah berjalan selama 6 bulan.

“Berbagai sektor usaha dapat dibiayai dengan kredit ini, yang terpenting calon nasabah memiliki usaha dan dilihat dalam usahanya berjalan dengan baik.  Biaya yang dipungut dari produk ini relatif terjangkau sehingga tidak akan memberatkan masyarakat karena Pegadaian mendapatkan subsidi dari pemerintah,” tambah Vektor.

Ia mengharapkan agar PT Pegadaian sebagai lembaga penyalur KUR Syariah pertama non bank agar dapat mengembangkan amanah ini dengan baik dan tepat sasaran.

“Tahun ini, Pegadaian Bali Nusra mendapat jatah Rp 71 M untuk menyalurkan KUR ,dan hingga saat ini sudah tersalurkan senilai Rp. 34 milyar,” papar Vektor.

Berbagai usaha yang termasuk kategori kecil dan mikro dapat memperoleh pembiayaan dari KUR Syariah, seperti sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan, kelautan dan perikanan, pertambangan garam rakyat, industri pengolahan, jasa produksi serta produksi lainnya

Adapun pembiayaan yang diberikan mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 10 juta dengan jangka waktu pinjaman 12 sampai 36 bulan. Tarifnya dikenakan 6% yang efektif per tahun atau 0,28% flat per bulan dari nilai pembiayaan.

Untuk bisa mendapatkan KUR Syariah dari Pegadaian, Anda hanya perlu memenuhi persyaratan berikut,

  1. Memiliki KTP elektronik.
  2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 65 tahun saat jatuh tempo.
  3. Memiliki usaha kecil atau mikro yang sah menurut undang-undang yang berlaku.
  4. Tidak sedang mendapatkan fasilitas pembiayaan program pemerintah dan/atau pembiayaan produktif dari lembaga keuangan lain.

Sedangkan Kepala Bagian Humas dan Protokoler PT. Pegadaian Kanwil VII Denpasar Komang Hary Wibawa, secara umum menggambarkan, Perhelatan KTT G20 yang berakhir 16 November 2022 lalu memberikan banyak dampak positif bagi Indonesia, khususnya Bali sebagai lokasi acara. Event internasional itu  berhasil meningkatkan pertumbuhan perekonomian Bali secara signifikan. Acara ini dinilai menjadi  pendorong pulihnya pariwisata di Pulau Bali karena banyaknya wisatawan mancanegara dan lokal  yang berkunjung ke Pulau Bali dan ingin merasakan secara langsung event KTT G20 yang dihadiri oleh Pemimpin Negara-Negara Besar.

“Sektor Pariwisata Bali dipercaya akan terus meningkat seiring banyaknya minat kunjungan wisatawan karena momen ini juga sangat bertepatan dengan libur di berbagai sekolah yang sekarang mengadakan rekreasi atau study tour dan adanya libur Natal pada bulan Desember yang sangat cocok digunakan untuk berlibur akhir tahun. Sehingga dapat dipastikan bahwa pariwisata Bali akan melonjak pada libur sekolah dan libur hari raya Natal pada bulan Desember ini,” ucapnya. (*/wie)

Pos terkait