Peduli Lingkungan, Ratusan Anggota GM FKPPI Lakukan Kerja Sosial Bersihkan Pantai Berawa

(Ki-ka) Wayan Mustika, Gufron dan Didik Supriyadi.

 

Bacaan Lainnya

 

BADUNG | patrolipost.com – Tumpukan sampah kiriman yang memenuhi Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Badung, rupanya jadi persoalan tersendiri, apalagi daerah ini dikenal sebagai tujuan wisata mancanegara. Berangkat dari kondisi inilah lantas ratusan anggota Generasi  Muda (GM) Forum Komunikasi Putra Putri/Purnawirawan TNI Polri  (FKPPI) Pengurus Daerah (PD) XIV, dibawah kordinator PC Badung bersama PC Kodya Denpasar, Minggu (17/1/2021) pagi, bahu membahu melakukan kerja sosial membersihkan Pantai Berawa.

“Kami menyambut baik apa yang dilakukan teman-teman GM FKPPI yang turun langsung membantu pemerintah membersihkan Pantai Berawa dari sampah kiriman ini,” sebut Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tibubeneng, Gufron yang dalam kesempatan ini didampingi Wayan Mustika yang juga selaku Wakil Ketua Pokdarwis Desa Tibubeneng.

Dikatakan Gufron, selain GM FKPPI  sudah banyak juga kelompok-kelompok yang pernah ke pantai Berawa untuk membersihkan pantai, namun rupanya kiriman sampah saat di musim seperti ini kerap memenuhi pantai.

“Bukan hanya pantai berawa tapi pantai tetangga Desa Canggu juga banyak sampah kiriman,” tuturnya.

Menurut Gufron Desa Tibubeneng dan Desa Canggu mestinya bersinergi mengatasi sampah kiriman yang kerap mengotori pantai.

“Biar bagaimanapun Berawa identik dengan Canggu. Bicara Berawa pasti orang pikir Canggu, pun sebaliknya,” imbuhnya.

Sedangkan dari tempat yang sama Ketua PD XIV GM FKPPI Provinsi Bali, Didik Supriyadi juga menyampaikan, meskipun tanpa bantuan alat berat, teman-teman FKPPI mampu membersihkan pantai. Apalagi jika dilihat material sampah yang dibersihkan kali ini cukup banyak dan agak berat.

“Dengan bahu membahu mereka punya kepedulian terhadap lingkungan, apalagi Desa Tibubeneng dengan Pantai Berawanya jadi sorotan juga kalau banyak sampahnya,” sebut Didik.

Ia berpendapat sudah selayaknya di Pantai Berawa disiagakan satu unit alat berat yang setiap saat bisa digunakan untuk membersihkan pantai, layaknya seperti di sepanjang Pantai Kuta.

“Biar tidak percuma aja, ketika sampah berhasil dikumpulkan, yang ngangkut ndak ada. Akhirnya sampah kembali berserakan akibat air pasang,” tuturnya.

Dalam aksi sosial kali ini nampak para relawan dan beberapa warga negara asing berbaur bersama GM FKPPI membersihkan sampah di sekitar Pantai Berawa. (wie)

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait