Pastikan Kesiapan Piala Dunia U-20, Ketum PSSI Kunjungi Stadion Kapten I Wayan Dipta

bola 22222
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali meninjau langsung kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Minggu (12/3). (kominfo/eka)

GIANYAR | patrolipost.com – Menjelang Piala Dunia U-20 di Indonesia, Ketua Umum PSSI Erick Thohir didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meninjau langsung kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Minggu (12/3) sore. Ketua Umum PSSI dan Menpora bersama rombongan disambut Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Bupati Gianyar I Made Mahayastra beserta jajaran.

Kunjungan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana persiapan Stadion Dipta menjadi salah satu venue pertandingan Piala Dunia U-20 pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023 nanti.

“Kesiapan Bali saya rasa baik tinggal kita dorong penyelesaian lahan parkir, supaya ketika FIFA hadir paling tidak sudah ada persiapan yang maksimal,” ucapnya di hadapan para media.

Selain itu, dirinya menyoroti tentang arus lalu lintas ketika pegelaran berlangsung sehingga tidak terjadi kemacetan. “Dari pihak kepolisian, terkait jalur lalulintas sudah ada solusi salah satunya mungkin satu arah untuk mengurangi beban kendaraan yang lalu lalang,” kata Erick Tohir.

Melihat antusias masyarakat yang sudah menggebu-gebu terhadap event terbesar nomor 2 FIFA, PSSI ingin memastikan event ini berjalan dengan baik sehingga tidak ada kekecewaan. Apabila ini sukses, nantinya akan menjadi jalan bagi Indonesia untuk piala dunia 2034. Untuk itu PSSI sangat serius dalam mendampingi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pergelaran ini berjalan dengan maksimal.

“Tentu kami tidak mau ada lapangan yang dicoret, satupun. Karena itu kita turun bersama hari ini. Kemarin di Sumatera Selatan dan Bandung, lalu tadi di Solo, sekarang di Bali dan besok di Surabaya dan Jakarta,” ujarnya.

Selain itu, Bali sendiri merupakan jantung dari parawisata Indonesia, yang menjadi pusat kegiatan pariwisata yang harus dijaga, bukan hanya alamnya tetapi juga ditingkatkan mulai fasilitas kesehatan dan fasilitas olahraganya.

“Bisa saja kalau fasilitas olahraganya bagus tim-tim internasional berlatih di Bali. Ini mungkin salah satunya yang harus kita antisipasi supaya daya saing Bali sebagai jantung wisata terus meningkat dengan pembangunan infrastruktur pelayanan dan keterbukaan,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan terkait dengan lahan parkir dirinya sudah menyiapkan 40 are untuk lahan yang akan selesai di bulan April mendatang. “Sekarang sudah selesai tender,” kata Bupati Mahayastra. (kominfo/eka)

Pos terkait