Pasien Positif Covid-19 Bali Bertambah 17, Meninggal 1 Orang

Info grafis perkembangan pasien Covid-19 Provinsi Bali. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Bali semakin meningkat. Hari ini, Senin (6/1/2020) terjadi penambahan sebanyak 17 orang, dan 1 pasien meninggal dunia.

“Secara akumulatif jumlah kumulatif pasien positif 482 orang, bertambah 17 orang WNI, terdiri dari 8 orang PMI dan 9 orang transmisi lokal,” papar Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra melalui keterangan tertulisnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, untuk pasien meninggal bertambah satu orang WNI yang sebelumnya terinfeksi melalui transmisi lokal, sehingga secara akumulatif jumlah pasien meninggal berjumlah 5 orang. Pasien yang meninggal ini berasal dari Banjar Sayan Baleran, Desa Werdhi Buwana, Kecamatan Mengwi, Badung. Pasien meninggal di RS Bali Mandara, Minggu (31/5/2020), dengan catatan medis sebelumnya memiliki riwayat penyakit jantung selama 2 tahun.

Seorang siswa SD asal Gianyar juga diberitakan meninggal positif Covid-19, Senin (1/6/2020). Bocah berinisial GALP (12), laki-laki asal Desa Serongga ini, tinggal di Jalan Dewi Sri, Batubulan, Sukawati. Korban menderita demam sejak 24 Mei lalu dan sempat menjalani perawatan di rumah. Lantaran demamnya samakin tinggi, korban akhirnya dibawa ke rumah sakit Ganesha, Sukawati tanggal 28 Mei 2020. Lantaran didiagnosa suspect DHF, bocah ini lantas dirapid test dengan hasil reaktif.

Kepastian bahwa GALP positif Covid-19 setelah dilakukan swab test. Namun sebelum hasil swab keluar dari RSUP Sanglah, GALP sudah meninggal dunia dan sudah dikuburkan tanpa mengikuti protocol penanganan jenazah Covid-19. Bisa jadi karena siswa SD ini meninggal sebelum dinyatakan positif Covid-19, datanya belum sampai ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali.

Adapun jumlah pasien yang telah sembuh sejumlah 334 orang. Terdapat penambahan sebanyak 5 orang WNI, terdiri dari 1 orang PMI dan 4 orang transmisi lokal. Sedangkan jumlah pasien positif dalam perawatan atau kasus aktif sebanyak 143 orang. Mereka dirawat di 8 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.

Made Indra menyebutkan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal komulatif sejumlah 213 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

“Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” tukas Made Indra. (*/cr01)

Pos terkait