Pasca Air PDAM Disegel, Kantor Kesbangpol Bangli Cari Air Gunakan Jerigen

ka kesbangpol
Kepala Badan Kesbangpol Bangli, I Made Kirmanjaya. (sam)

BANGLI | patrolipost.com – Hampir sepekan air di kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangli disegel oleh petugas Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli. Penyegelan dilakukan karena kantor Kesbangpol tidak mampu membayar tagihan rekening air Rp 10 juta. Untuk memenuhi kebutuhan air terpaksa pegawai mencari air menggunakan jerigen.

Kepala Badan Kesbangpol Bangli I Made Kirmanjaya menjelaskan, pasca dilakukan penyegelan oleh PDAM praktis air tidak mengalir lagi. Lantas untuk memenuhi kebutuhan air bagi pegawai disiasati dengan cara mencari air gunakan jerigen.

Bacaan Lainnya

”Setiap hari petugas kebersihan kami tugaskan mencari air. Selanjutnya air ditampung di bak toilet,” ujarnya ditemui di kantornya, Senin (27/11/2023).

Menurutnya, Kantor Kebabgpol dilengkapi dua toilet, maka dibutuhkan air minimal 4  jerigen per harinya. Air digunakan sebatas untuk menyiram air kencing di toilet.

“Praktis untuk menyiram tanaman tidak bisa dilakukan setiap hari. Air kami utamakan untuk pemenuhan bak air di toilet,” kata pejabat asal Desa Batur, Kintamani ini.

Atas tagihan rekening air Rp 10 juta, kembali Made Kirmanjaya mengatakan tidak mungkin bisa membayar tagihan rekening tersebut. Pasalnya, anggaran untuk pembayaran tagihan rekening air hanya  dijatah Rp 100 ribu.

”Tidak mungkin kami bisa bayar tagihan sebesar itu. Tahun depan pun kami tidak bisa bayar karena APBD 2024 telah ketok palu,” jelas Made Kirmanjaya.

Terpisah Direktur Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Dewa Gede Ratno Suparso Mesi mengatakan tindakan penyegelan dilakukan karena tiga bulan berturut-turut kantor Kesbangpol tidak memenuhi kewajiban membayar tagihan rekening air. Jika  setelah penyegelan tidak juga melakukan pembayaran maka akan dilakukan pencabutan secara permanen.

”Sesuai mekanisme jika melakukan amprah baru, maka wajib tunggakan berikut denda harus dilunasi. Dalam penerapan sanksi kami berlakukan sama untuk seluruh konsumen,” tegas Dewa Rono. (750)

Pos terkait