Pasar Murah di Desa Pemogan Diserbu Emak-emak

DENPASAR | patrolipost.com – Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota Denpasar untuk menekan kenaikan dan menjaga kestabilan harga selama Ramadan di Desa Pamogan diserbu emak-emak. Begitu pasar dibuka, warga sekitar terutama emak-emak langsung berbelanja keperluan sehari-hari.

Kegiatan Pasar Murah ini digelar secara berkelanjutan di seluruh kecamatan di Denpasar. Setelah sebelumnya di kawasan Kecamatan Denpasar Utara dan Timur, kali ini Pasar Murah di laksanakan di Jalan Gelogor Carik Desa Pemogan Denpasar Selatan, Senin (13/5).
Plt Kadis Disperindag Kota Denpasar IB Anom Suniem mengatakan, Pasar Murah ini untuk menekan kenaikan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sehingga di Pasar Murah ia memastikan bahan kebutuhan pokok harganya sangat terjangkau dan terbilang murah dibandingan harga pasaran. Seperti halnya beras C4 yang 5 kg di pasaran dijual Rp 55 ribu, di Pasar Murah masyarakat bisa membeli dengan harga Rp 50 ribu saja.
Tidak hanya itu masyarakat di Pasar Murah ini juga bisa membeli bawang putih dengan harga Rp 39 ribu. Hal tersebut bisa  terjadi karena kerjasama dengan distributornya seperti Perum Bulog PT Perusahan Perdagangan Indonesia, Hiswana Migas, PT Halus Ciptanadi, Pertamina. 
“Dengan dilaksanakan Pasar Murah saya berharap dapat  menekan kenaikan harga  pada Hari Raya Idul Fitri. Serta menekan terjadinya inflasi di Kota Denpasar,” harapnya.
Lebih lanjut Anom Suniem mengatakan, Pasar Murah dilaksanakan 8 kali di seluruh Kecamatan di Kota Denpasar secara berkelanjutan. Ia mengatakan kegiatan ini juga untuk menekan inflasi sehingga pihaknya dalam kegiatan ini berkolaborasi dengan TPID Kota Denpasar.
Selain itu agar di Pasar Murah masyarakat tidak menggunakan kantong plastik, sehingga dalam kegiatan ini  pihaknya melibatkan IWAPI Kota Denpasar untuk memberikan tas ramah lingkungan kepada para pembeli.
Salah seorang pembeli asal Gelogor Carik, Memei mengaku harga di Pasar Murah ini terbilang murah dibandingkan di pasar. Seperti minyak goreng bisa dibeli dengan harga Rp 11 ribu untuk kemasan 1 kg, mentega Rp 9 ribu dan lain sebagainya. 
“Harganya sangat terjangkau, saya harapkan pemerintah melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan khususnya setiap hari raya,” harapnya. (yan)

Pos terkait