Ngeri! Puluhan Makam Dibongkar Saat Malam Jumat

Warga memeriksa Kuburan yang dibongkar orang tidak dikenal (OTK).

TASIKMALAYA | patrolipost.com – Warga Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya heboh. Puluhan makam di tempat pemakaman umum Kampung Pakemitan II, Desa Pakemitan, dibongkar orang tidak dikenal (OTK).

Anehnya, makam yang dibongkar adalah bagian bawah nisan dengan lebar sekitar 10 centimeter dan kedalamannya 50 centimeter. Diduga pelaku hanya mengambil tanah makam, sebab mayat atau tulang belulang di dalam makam tidak diusik.

Bacaan Lainnya

Anda Juanda (54), salah seorang petugas penggali kubur pemakaman menyebut bahwa awal mulanya makam tersebut diketahui dibongkar, Jumat (8/11) pagi. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada apparat keamanan, dan saat dicek bersama-sama, ditemukan 25 makam dalam kondisi terbuka di bagian bawah nisannya.

“Dugaan kita pembongkaran itu untuk mengambil bagian dalam tanah kuburan karena semua makam yang terbuka juga sama, namun dilakukan secara acak,” ujar Anda Juanda, Sabtu (9/11).

Ia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut sebetulnya bukan pertama kali terjadi. Sebab, sebelumnya, atau tepatnya beberapa pekan sebelum dilangsungkan pemilihan Kepala Desa serentak kejadian serupa juga sempat terjadi.

“Saat itu ada lima makam yang dibongkar, dan ditemukannya juga Jumat pagi,” ungkapnya.

Proses penggalian, diduga dilakukan pada Kamis malam atau malam Jumat. Dan para penggali tersebut menurutnya memang bertujuan untuk mengambil bagian dalam tanah kuburan, namun ia tidak mengetahui untuk apa tanah makam itu digunakan oleh pelaku.

Setelah kejadian pembongkaran makam, disebutnya tidak ada penjagaan khusus yang dilakukan warga maupun keluarga. Namun dengan adanya kejadian tersebut, Anda Juanda mengaku sudah meminta warga dan juga keluarga agar kembali memperbaiki makam.

Sementara itu Babinsa Pakemitan pada Koramil 12-18 Cikatomas, Sertu Dwi Bakti menyebut bahwa aksi pembongkar makam dilakukan pada makam yang telah ditembok. Pelaku menggali kuburan tepat di bawah batu nisan.

“Meski ada yang menggali tidak ada yang hilang, termasuk mayat atau tulangnya. Mereka menggali tanpa merapikan lagi. Temuan ini sudah dilaporkan kepada satuan atas,” katanya. (807)

Pos terkait