Muktahirkan Administrasi Kependudukan, GISA Tingkat Kabupaten Matim Diluncurkan

Acara peluncuran GISA tingkat Kabupaten Manggarai Timur. (ist)

BORONG | patrolipost.com – Bupati Manggarai Timur Andreas Agas SH MHum meluncurkan Gerakan Indonesia Sadar Aminduk (GISA) tingkat Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (30/7/21). GISA merupakan sebuah gerakan untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

GISA dilaksanakan melalui 4 program yaitu Program Sadar Kepemilikan Dokumen Kependudukan, Program Sadar Pemutakhiran Data Penduduk, Program Sadar Pemanfaatan Data Kependudukan dan Program Sadar Melayani Administrasi Kependudukan.

Bacaan Lainnya

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Manggarai Timur pada semester I tahun 2021 telah melakukan pelayanan keliling di 6 kecamatan yaitu Kecamatan Elar Selatan, Lamba Leda Timur, Lamba Leda Selatan, Ranamese, Lamba Leda Utara dan Kecamatan Congkar.

Hasil pelayanan dokumen terhitung 1 Januari sampai 22 Juli 2021 adalah sebagai berikut : Total perekaman KTP Elektronik 7.776 jiwa, total Perekaman KIA 13.351 anak, total cetak akta 0-18 tahun 8.881 akta.

Sedangkan berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) II tahun 2020 Penduduk Kabupaten Manggarai Timur adalah sebegai berikut: Jumlah penduduk 271.290 jiwa, Wajib KTP Elektronik 195.178 jiwa, sudah memiliki KTP-El sebanyak 178.506 jiwa, belum rekam KTP-El 15.542 jiwa, Wajib Akta 0-18 bulan 98.342 akta dan sudah memiliki akta 82.665 akta serta total Kepala Keluarga (KK) 74.894.

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dalam sambutannya mengatakan bahwa dokumen kependudukan merupakan hak setiap warga negara.

“Setiap penduduk berhak untuk mendapatkan identitas kependudukan yang akan digunakan sebagai dasar administrasi untuk bermacam kepentingan sebagai warga negara. Dalam rangka mendukung program nasional Indonesia satu data maka Pemda Matim juga berusaha memperbaiki sistem pendataan kependudukan.

Bupati Agas juga menyampaikan pentingnya data penduduk yang valid untuk perencanaan pembangunan.

“Saya berharap Dispendukcapil Matim bisa memberikan laporan fluktuasi pencatatan kependudukan secara harian kepada Bupati. Karena dokumen kependudukan merupakan bagian penting dalam perencanaan pembangunan. Data penduduk yang valid berpengaruh terhadap target perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sehingga tidak salah sasaran. Pendataan penduduk juga harus melibatkan banyak pihak terkait baik pemerintah maupun pihak swasta, sehingga hasilnya lebih maksimal,” kata Bupati Andreas.

Launching GISA Tingkat Kabupaten Manggarai Timur dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Kepala Dinas Sosial Matim, Kepala Dinas PPO Matim dan Manajer Yayasan Gugah Nurani Indonesia yang disaksikan oleh Bupati Manggarai Timur, Sekretaris Daerah Manggarai Timur dan Pimpinan DPRD. (pp04)

Pos terkait