Mobil Bridge Pelabuhan Roro Rusak, Dishub Janji Segera Perbaiki, Anggaran Rp 6,6 Miliar

Kondisi Mobile Bridge pelabuhan Kapal Roro Nusa Penida yang rusak dan keropos. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Kondisi Mobile Bridge Pelabuhan Roro Sampalan, Nusa Penida kondisinya sudah rapuh dan keropos. Kondisi memprihatinkan tersebut mencuat kepermukaan setelah Komisi II DPRD Klungkung turun melakukan sidak dan monitoring fasilitas publik yang ada di Nusa Penida.

Keroposnya Mobile Bridge ini dibenarkan oleh Kadishub Klungkung, Drs Nyoman Sucitra, Rabu (25/8/2021). Menurutnya mengatasi kerusakan parah Mobile Bridge ini Pemerintah Kabupaten Klungkung sudah siapkan anggaran sebesar Rp 6,6 miliar dari dana alokasi Khusus Pusat.

“Anggaran tahun ini kita siapkan dari dana alokasi Khusus Pusat disiapkan sebesar Rp 6,6 miliar untuk penggantiannya, dan sedang dikerjakan di Tanggerang. Kita harapkan paling lambat bulan Oktober bisa dipasang di Pelabuhan Roro NP,” ujar Sucitra tegas.

Diakuinya saat ini untuk mengoperasikan Mobile Bridge tersebut ekstra hati-hati karena sudah sangat keropos untuk menaikan truck maksimal jelas tidak bisa kita sesuaikan tonasenya agar bisa beroperasi dengan aman.

Sementara itu dari pantauan Komisi II DPRD Klungkung yang dikomandani Gde Soni Artsion Andarawata menyatakan sebagai lembaga legislasi Dewan Klungkung sudah melakukan monitoring dan pemantauan atas kondisi Mobile Bridge tersebut yang kerusakannya sudah sangat parah dan keropos .

“Bersukur pemerintah daerah sudah responsif melakukan perbaikan dengan anggaran Rp6,6 miliar yang dikerjakan di Tangerang dan diharapkan astungkare Oktober ini bisa dipasang segera,” papar putra Maestro Lukis Nyoman Gunarsa ini responsif.

Menurutnya Tim Komisi II DPRD Klungkung yang turun juga mengamati docking kapal juga menjadi perhatian Dewan. Karena setelah docking dari tahun lalu sudah berbagai masalah muncul. Dari bocor sampai kemudi yang bermasalah.

“Apalagi dari 29 Juli yang lalu sampai sekarang tidak melayani penyeberangan, hanya meninggalkan dermaga sandar untuk memberikan kesempatan kapal LCT untuk sandar bongkar muat,” pungkasnya. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.