Media Indonesia Gaet KLHK Gelar Lomba Puisi Bertema Kopi, Berikut Syarat-syaratnya

puisi kopi1
Ilustrasi lomba menulis puisi dengan tema kopi. (ist)

BORONG | patrolipost.com –  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan Media Indonesia menggelar Lomba Cipta Puisi Pelajar dan Mahasiswa. Perhelatan puisi ini digelar sebagai rangkaian kegiatan kebudayaan menuju ke Festival PeSoNa Kopi Agroforestry 2022 sekaligus menyambut hari jadi ke-52 Media Indonesia.

Lomba cipta puisi memiliki tujuan penting untuk mewadahi dan menampung daya pikir kreatif, idealisme, dan nasionalisme generasi muda. Terutama, bagi mereka yang gemar akan perpuisian Indonesia. Terbuka bagi para pelajar dan mahasiswa, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Berdasarkan informasi yang diterima dari staf Prokopim Manggarai Timur, Senin (27/12/2021), tema utama lomba ialah Menyeruput Kopi dari Hutan Kita: Petani, Kopi, dan Konservasi. Selain itu, persoalan kehidupan sehari-hari para petani dimulai dari rutinitas menanam benih kopi hingga secangkir kopi disajikan di kafe, menjadi topik menarik dan memikat setiap orang.

Dewan juri terdiri atas penyair cum kulturolog Iwan Jaconiah, sastrawan cum penulis naskah teater Hanna Fransisca, dan Kepala Sub Direktorat Penanganan Konflik, Direktorat PKTHA, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) – KLHK Bresman Marpaung.

Adapun tim kuratornya yaitu Editor Senior Media Indonesia Iis Zatnika, pegiat sastra sekaligus Produser Metro TV Renggi Putrima, dan pegiat teater sekaligus Redaktur Medcom.ID Wandi Yusuf.

Berikut ini sejumlah syarat dan ketentuan mengikuti Lomba Cipta Puisi Pelajar dan Mahasiswa. Hal-hal di bawah ini patut diperhatikan secara seksama untuk menghindari kesalahpahaman dalam pengiriman naskah.

Pertama,  peserta adalah warga negara Indonesia dan diaspora Indonesia di luar negeri.

Kedua, pelajar dan mahasiswa berusia 15-30 tahun. Dibuktikan dengan foto kartu pelajar/ mahasiswa/ KTP/paspor.

Ketiga, menulis sesuai tema Menyeruput Kopi dari Hutan Kita: Petani, Kopi, dan Konservasi.

Keempat, puisi asli, bukan jiplakan, adaptasi, saduran, atau terjemahan dari puisi berbahasa asing.

Kelima, naskah puisi belum pernah dipublikasi di media massa nasional/lokal/media sosial, ataupun medium lainnya.

Keenam, naskah puisi tidak sedang dikirim ke media atau kompetisi lain.

Ketujuh, mengirimkan minimal lima karya puisi sesuai tema lomba.

Kedelapan, karya diketik dalam format A4, 12 font size, margin normal, jarak 1,5 spasi, dan tidak dalam versi portable document format (PDF).

Kesembilan, naskah tidak mengandung unsur pornografi dan kebencian, tidak mempertentangkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), juga tidak bias gender.

Kesepuluh, setiap peserta wajib mengikuti salah satu akun media sosial Media Indonesia (Instagram/Twitter: @mediaindonesia; Youtube/Facebook: Media Indonesia; TikTok: @media_indonesia).

Di samping itu, keputusan pemenang lomba tidak dapat diganggu gugat. Pelayanan penerimaan naskah lomba tidak dipungut biaya apa pun alias gratis. Terakhir, naskah puisi ditulis dalam Bahasa Indonesia secara baik, benar, dan tepat.

Semua naskah puisi diterima paling lambat Sabtu, 15 Januari 2022, pukul 23.59 WIB. Naskah dikirim melalui akun surat elektronik Lomba Cipta Puisi Pelajar dan Mahasiswa via puisi@mediaindonesia.com.

Tidak ada surat-menyurat dengan dewan juri dan tim kurator. Hal itu untuk menjaga independensi, profesionalitas, dan dedikasi dalam menghadirkan harmonisasi dalam proses awal kuratorial.

Apresiasi pemenang akan diundang membaca puisi, mendapatkan sertifikat, menerima uang tunai total Rp 7 juta (Juara I – Rp 3,5 juta, juara II – Rp 2,5 juta, dan juara III – Rp 1 juta), serta dipublikasikan di berbagai platform Media Group Network.

Pengumuman Lomba Cipta Puisi akan digelar secara hybrid pada puncak acara Festival PeSoNa Kopi Agroforestry di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada Kamis, 27 Januari 2022. Narahubung Indah Palupi (0811-1201-2018).  (pp04)

Pos terkait