Mantan Kabag Persidangan DPRD Bangli Nyaleg Lewat Partai Hanura

gede wiradana
I Ketut Gede Wiradana. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Semakin banyak mantan birokrat ikut bertarung di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. Kini gilran mantan Kabag Dukungan Fungsi, Persidangan dan Risalah DPRD Bangli, I Ketut Gede Wiradana maju nyalon perebutkan kursi DPRD Bangli lewat Partai Hanura.

Saat dikonfirmasi, I Ketut Wiradana tidak menampik kalau dirinya ikut beratrung pada Pileg 2024 memperebutkan kursi DPRD Bangli.

”Memang benar saya maju bertarung di Pileg 2024 lewat kendaraan Partai Hanura,” ujar pria asal Banjar Gaga, Desa Tamannbali, Kecamatan Bangli ini, Jumat (12/5/2024).

Menurut mantan Kalak BPBD ini adapun pertimbanganya terjun ke dunia politik, karena selama ini Desa Adat Tamanbali yang terdiri dari 9 bajar adat meliputi, Prasangiang, Pande, Teruna, Layon, Sema Siladan, Sidawa ,Gaga, Puri dan Satria tidak memilki keterwakilan di DPRD Bangli. Padahal jumlah pemilih di Desa Tamanbali di angka 6.000 pemilih.

”Memang pada edisi Pileg sebelumnya ada  warga Desa Tamanbali yang maju, namun karena kurang suara akhirnya gagal melenggang di kursi Dewan,” ujarnya.

Dengan mengusung jargon “Tamanbali Bangkit”, pihaknya berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dimana  dengan tidak adanya keterwakilan di Dewan maka apa yang terjadi selama ini   yakni aspirasi masyarakat tidak bisa tersalurkan.  Menurutnya Pileg 2024 merupakan gebrakan awal Desa Tamanbali untuk bisa menempatkan wakilnya di DPRD. Jika dirinya lolos pada Pileg 2024 untuk ke depannya akan memberikan kesempatan yang muda-muda untuk maju walaupun mereka dari partai yang berbeda.

“Aspirasi  yang muncul dari masyarakat mendorong saya agar maju di Pileg 2024, masyarakat memilki keinginan kuat memiliki wakil di Dewan sehingga aspirasi dari masyarakat bisa tersalurkan. Ini jadi moment Tamanbali untuk Bangkit,” ungkap pria yang juga dipercaya sebagai Kelian di Pura Dalem Gede Tamanbali ini.

Disinggung kenapa memilih maju nyaleg lewat Partai Hanura, sejatinya kata Wiradana, banyak partai politik di luar PDI-P yang mendekati, namun karena sebelumnya sudah ada komunikasi dan janji dengan pengurus Hanura.

”Kalau ingkar janji itu namanya tidak satya wacana, komunikasi dengan jajaran  pengurus Partai Hanura Bangli sudah terjalin sejak lama,” kata Ketut Gede Wiradana. (750)

Pos terkait