Mandi di Pantai, Pemuda Desa Air Kuning Tewas Tenggelam

Personel kepolisian mengecek lokasi kejadian orang tenggelam di Pantai Dusun Munduk, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana Jumat (13/3/2020).

NEGARA | patrolipost.com – Korban tewas tenggelam di pantai kembali terjadi di Jembrana, Jumat (13/3/2020). Kali ini seorang pemuda tenggelam di Pantai Dusun Munduk, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana. Kendati sempat mendapat pertolongan hingga dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawa korban tidak terselamatkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, kejadian orang tenggelam tersebut terjadi di Pantai Dusun Munduk, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu korban,  Abdul Kohar (20) seorang pemuda Dusun Munduk, Desa Air Kuning bersama ketiga temannya, Wahyu Dwi Hermawan (16) dan Abib Muhaidori (13) dari Dusun Munduk, Desa Air Kuning serta Rohid (17) Desa Yeh sumbul, Kecamatan Mendoyo berenang di pantai.

Bacaan Lainnya

Kejadian berawal dari Saksi I, Wahyu Dwi Hermawan datang ke rumah korban dan disuruh pulang kembali untuk ganti baju karena akan mandi di pantai. Setibanya di Pantai, kemudian saksi I Wahyu Dwi Hermawan, saksi II Rohid dan Saksi III Abib Muhaidori membujuk korban untuk berenang ke tengah. Ketiganya memutuskan untuk berenang ke tengah, tetapi korban tidak ikut dan masih diam pinggiran pantai.

Kemudian saat Saksi I naik ke atas katir jukung dan menghadap ke pinggir melihat korban sudah tidak ada di lokasi semula. Kemudian saksi II melihat korban tenggelam dan berusaha untuk menyelamatkan korban, tetapi tidak berhasil. Selanjutnya saksi II memberitahu saksi IV, Masriadi (14) yang juga tetangga korban bahwa korban tenggelam. Kemudian Saksi IV menyeret korban sampai ke pinggir pantai.

Korban yang berhasil dievakuasi langsung dilarikan ke IGD Puskesmas II Jembrana. Namun setalah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas II Jembrana, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan identifikasi personil Inafis Polres Jembrana, pada tubuh korban yang memiliki tinggi tubuh 175 cm tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Penyebab kematian murni karena tenggelam.

Kasatreskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Paramagitha dikonfirmasi Jumat (13/3/2020) mengakui adanya kejadian orang meninggal tenggelam di pantai tersebut. Pihaknya sudah menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan meminta keterangan saksi-saksi. (571)

Pos terkait