Made Gianyar Mendapat Tugas Mempertahankan Suara di Kintamani

Suasana konsolidasi internal PDIP dan Workshop Pemenangan Pilkada 2020 yang dihadiri pengurus DPD PDIP Bali di Sekretariat DPC PDIP Bangli, Kelurahan Bebalang, Bangli, Minggu (22/12).

BANGLI | patrolipost.com – Posisi Bupati Bangli I Made Gianyar sangat dilematis. Pasalnya, di satu sisi adiknya I Made Subrata maju sebagai calon bupati Bangli lewat Partai Golkar. Sementara di sisi lain tuntutan partainya (PDIP), Made Gianyar harus bisa mempertahankan suara PDIP dalam Pikada 2015 lalu dengan kemenangan hampir 75 persen dalam Pilkada 2020 nanti.

Tugas Made Gianyar disampaikan,  I Gusti Kusuma Alit Kelakan dalam rapat konsolidasi internal PDIP dan Workshop Pemenangan Pilkada 2020 yang dihadiri pengurus DPD PDIP Bali bertempat di Sekretariat DPC PDIP Bangli,  Minggu (22/12).

Bacaan Lainnya

Rapat konsolidasi yang dihadiri ratusan kader PDIP mulai dari pengurus di anak ranting, PAC, maupun DPC, Alit Kelakan menjelaskan  dari hajatan Pilkada maupun Pileg ada beberapa wilayah yang raihan suara PDIP masih kurang alias kalah. Untuk itu kader-kader yang wilayahnya kalah dituntut agar bisa bekerja ekstra untuk memenangkan pilkada nanti.

“Nanti tidak ada keraguan lagi untuk mengusung, memenangkan calon yang direkomendasi. wilayah-wilayah yang suaranya di bawah agar digejot,” jelas anggota DPR RI ini.

Dalam rapat tersebut salah satu kader PDIP, I Wayan Artom Krisna Putra mengusulkan agar I Made Gianyar didaulat  menjadi ketua tim pemenangan PDIP dalam Pilkada 2020. Usulan yang disampaikan politisi asal Desa Songan tersebut mendapat aplus dari perserta rapat.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, rapat konsolidasi dan workshop pemenangan Pilkada 2020 ini bertujuan untuk memanaskan mesin partai. Selain itu rapat ini dimaksudkan untuk mensolidkan seluruh kader partai.

“Ini langkah awal untuk menyongsong Pilkada 2020,” Sang Sedana Arta.

Menurut Sedana Arta, rapat konsolidasi ini dihadiri 192 kader. Jumlah tersebut hampir seratus persen dari jumlah yang diundang. “Di tengah pelaksanaan upacara (Redite Umanis) rahinan jagat, para kader ini antusias menghadiri kegiatan ini. Ini juga menunjukkan kekompokan diinternal PDIP,” jelasnya.

Disinggung terkait terkait usulan agar Made Gianyar menjadi Ketua Tim Pemenangan, Sang Sedana Arta mengatakan usulan ini akan disampaikan kepada ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster. “Usulan ini akan kami sampaikan kepada Ketua DPD. Namun kami kira untuk menjadikan bapak Made Gianyar sebagai Ketua Tim Pemenangan harus mendapat izin dari Mendagri. Untuk ikut kampanye saja harus mengajukan cuti. Kami rasa untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan agak sulit,” ucap politisi asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli ini.

Sedangkan soal adanya fakta integritas, Sang Sedana Arta memastikan ada fakta integritas dengan demikian para kader harus mengamankan di wilayahnya. Pihaknya pun mengakui partai akan bersikap tegas.

Sementara Made Gianyar ketika diminta komentarnya terkait target mempertahankan perolehan suara di Kecamatan Kintamani, Bupati asal Desa Bunutin Kintamani dengan diplomatis menjawab  dirinya hanya memiliki satu suara

“Saya hanya memiliki satu suara. Saya hanya bisa memastikan suara diri saya sendiri. Untuk suara masyarakat di Kintamani ditanyakan langsung saja  kepada masyarakat,” ujarnya singkat seraya berlalu menuju mobil yang sudah menunggunya. (750)

Pos terkait