Lama Tidak Berfungsi, Traffic Light Depan Alun-alun  Kota Bangli Diperbaiki

lampu alun alun
Petugas memperbaiki traffic light di Simpang Alun-alun Bangli. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Hampir dua tahun lampu pengatur kelancaran lalu lintas (Traffic Light) di ruas jalan Ngurah Rai, tepatnya di depan Aalun-alun Bangli tidak berfungsi. Untuk mengaktifikan kembali  lampu trafific light tersebut Dinas Perhubungan Bangli melakukan perbaikan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bangli Ida Bagus Widnyana mengatakan, ada empat titik  ruas jalan di Kota Bangli yang dilengkapi lampu traffic light yakni Simpang Tiga RSU Lama, Simpang Tiga Gunaksa dan depan Alun-alun Bangli serta perempatan Catus Pata Bangli.

Bacaan Lainnya

“Khusus untuk traffic light perempatan Catus Pata  merupakan aset provinsi,” ujarnya, Minggu (21/1/2024).

Kata IB Widnyana, dari tiga trafific light  yang masuk aset Pemkab Bangli,  kondisinya rusak atau tidak bisa berfungsi secara normal. Melihat ketersediaan anggaran perbaikan baru bisa dilakukan untuk lampu traffic light di depan Alun-alun dan Pertigaan RSU lama.

Lanjut IB Adnyana untuk perbaikan lampu traffic light di depan Alun-alun selain pergantian kabel juga dilakukan pergantian 1 tiang lampu. Pergantian tiang dilakukan  karena sebelum pembangunan alun-alun posisi tiang lampu ada di atas dan sekarang posisi tiang  ada di bahu jalan, sehingga dibutuhkan tiang lampu  yang lebih tinggi.

”Pemasangan tiang lampu dan kabel sudah rampung, tinggal dilakukan flashing saja dan hari ini dipastikan lampu aktif lagi,”  jelasnya.

Sedangkan untuk traffic light pertigaan RSU lama, kondisi kabel terutama di sisi sebelah Utara putus karena tergerus alat berat saat pengerjaan reviltalisasi saluran dranase dan trotoar di ruas jalan tersebut. Putusnya jaringan kabel maka praktis lampu trafic light di sisi Utara tidak menyala. Walaupun demikian lampu di sisi sebelah Selatan masih menyala.

Sementara untuk lampu traffic light di simpang tiga Gunaksa perbaikan belum bisa dilakukan karena  terbentur masalah ketersediaan anggaran. Perbaikan butuh anggaran yang besar karena  seluruh jaringan kabel yang ada di bawah rusak karena tergerus alat berat.

Disinggung terkait besaran anggaran untuk perbaikan lampu traffic light, kata IB Widnya untuk perbaikan lampu traffic light depan alun-alun menghabiskan anggran Rp 28,5 juta  dan lampu traffic light simpang tiga RSU lama  sebesar Rp 30 juta.

“Sedangkan estimasi anggaran untuk perbaikan lampu traffic light pertigaan Gunaksa sekitar Rp 75 juta,”  kata IB Widnyana. (750)

Pos terkait