Ketua DPRD Bangli Dorong Peningkatan Pendidikan ASN

pasca sarjana
Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika saat dialog terkait program studi Megister Ilmu Hukum Pasca Sarjana dengan salah satu universitas swasta di Bali. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Berbagai lompatan pembangunan yang selama ini dilakukan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, mesti juga diimbangi dengan peningkatan SDM. Untuk itu, kalangan DPRD Bangli mendorong para ASN untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi khususnya S2.

“Loncatan yang terus dilakukan di Bangli mesti diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM,” kata Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, Kamis (18/5/2023).

Bacaan Lainnya

Hanya saja,  karena kemampuan keuangan daerah yang masih belum pulih pasca Covid-19, untuk sementara diharapkan peningkatan pendidikan bagi ASN dilakukan secara mandiri.

Kata politisi PDI-P ini bila APBD ke depan memungkinkan, pihaknya  akan berupaya mengusulkan agar ada program beasiswa yang diluncurkan Pemkab Bangli bagi ASN yang akan melanjutkan pendidikannya. “Kita harus sadar dari hati paling dalam, bahwa pendidikan itu penting. Pada saatnya, siapa tau ada kesempatan dan peluang pastinya akan lebih bermanfaat untuk kita semua,” ungkap Suastika.

Lanjut Suastika, dalam peningkatan pendidikan ASN, perlu dilakukan pemetaan terkait kebutuhan di masing-masing OPD untuk bisa menyelesaikan masalahnya. Misalnya, akutansi, hukum atau linguistik dan lain sebagainya.

“Kalau bisa BKD mesti melakukan pemetakan apa kebutuhan masing-masing OPD sesuai kompetensinya sehingga tidak perlu lagi swakelola dengan lembaga lain, karena ASN sendiri sudah bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang mengikuti era zaman sekarang. Mengikuti good goverment, dengan kualitas pendidikannya masing-masing,” sebut Ketua Dewan asal Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku ini.

Pihaknya mengharapkan di masing-masing OPD ada sejenis bidang yang sifatnya khusus atau pengendali, baik di bidang advokasi, IT dan akuntasi.

“Jadi di dalamnya itu ada satuan pengendalian atau kegiatan tentang pengelolaan keuangan hingga program pembangunan di masing-masing OPD. Nah, disitulah orang-orang ahli itu masuk. Dengan begitu bisa melakukan efisiensi anggaran juga. Ketika masing-masing OPD punya para ahli tentunya, kita kan tidak perlu lagi nyari ahli,” sebutnya.

Menurutnya, pola efisiensi anggaran seperti itu sejalan dengan loncatan yang diharapkan Bupati agar Bangli bisa melompat lebih tinggi.

“Sekarang kita sedang meloncat, kalau nanti terbang jika tidak diimbangi dengan peningkatan SDM maka tidak akan bisa mengikuti nantinya. Untuk itu, minimal SDM semua OPD ditingkatkan dan dibentuk ahli-ahli yang bisa menyelesaikan persoalan Bangli,” jelasnya.  (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.