Kepala BNN Petrus Golose Kunjungi Pasar Seni Sukawati

pasar 33333
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Dr Petrus Reinhard Golose beserta rombongan foto bersama saat mengunjungi Pasar Seni Sukawati yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Gianyar. Rombongan diterima Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampinggi Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra. (kominfo/lns)

GIANYAR | patrolipost.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Dr Petrus Reinhard Golose beserta rombongan mengunjungi Pasar Seni Sukawati yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Gianyar. Rombongan diterima Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampinggi Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra serta Kepala OPD di lingkup Pemkab Gianyar, Jumat (24/6/22).

Kunjungan Kepala BNN tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Narkotika Internasional yang dipusatkan di Bali. BNN bersama perwakilan negara-negara dan duta besar yang hadir, menggaungkan suara anti narkoba ke dunia internasional.

Petrus Golose mengatakan kagum melihat keadaan Pasar Seni Sukawati yang sekarang, dimana pembangunannya yang sangat jauh berbeda dengan yang dulu.

“Saya ingat persis pada waktu tugas di sini, kita datang kesini dengan Bapak Presiden Joko Widodo. Beliau sangat antusias memberikan anggaran kepada Kabupaten Gianyar, walaupun sedikit tersendat pada saat pembangunannya karena Covid-19, tetapi luar biasa sekali pembangunannya di bawah Bapak Bupati Gianyar,” ucapnya.

Lebih lanjut, melihat fasilitas yang ada di Pasar Seni Sukawati, dimana hal ini sangat senada dengan kegiatan penanggulangan narkotika yaitu pemberdayan masyarakat dalam melakukan kegiatan alternatif untuk para mantan pecandu narkotika.

“Terpenting kita memberdayakan para pecandu yang sudah direhabilitasi untuk bekerja. Kita tidak bisa sisihkan mereka, kita harus bisa kembalikan para pecandu narkotika ini agar bisa bergaul dengan masyarakat, bisa produktif dan berguna untuk bangsa dan negara,” lanjut mantan Kapolda Bali tersebut.

Golose juga menyebutkan, pada saat pandemi covid-19 naik, prevalensi pengguna narkotika di Indonesia juga mengalami peningkatan. Tetapi prevalensi Indonesia masih jauh di bawah standar PBB.

“Nanti setelah kita gaungkan bersama-sama dari Bali, mudah-mudahan kita bisa menekan berkembangnya peredaran narkotika mulai dari hulu hingga hilir, dari pencegahan sampai dengan rehabilitasi bahkan pasca rehabilitasi,” paparnya.

Golose berterima kasih kepada Bupati Gianyar, telah bersama-sama dengan BNN melakukan penanggulangan narkotika dan menekan peredaran gelap narkotika melalui program Desa Bersinar (desa bersih narkoba). (kominfo/eka)

Pos terkait