Kantor Pertanahan Buleleng Selesaikan PTSL 100 Persen, Program Pelataran Jadi Primadona

humas bpn
Kepala Hubungan Masyarakat Kantor Pertanahan Buleleng Raden Ajeng Rahayu Suryanti SE. (cha)

SINGARAJA | patrolipost.com – Menjelang tutup tahun 2023 ini Kantor Pertanahan (Katah) Kabupaten Buleleng mengungkap sejumlah capaian yang dilakukan selama ini. Tidak saja target penyelesaian pelayanan rutin, namun program terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pun bisa dituntaskan hingga 100 persen.

Kepala Hubungan Masyarakat Kantor Pertanahan Buleleng Raden Ajeng Rahayu Suryanti SE mengatakan, pihaknya selama tahun kerja 2023 memiliki target penyelesian pada bidang pelayanan rutin sebanyak 57.037 bidang.

”Hingga menjelang tutup tahun target tersebut dapat diselesaikan hingga 100 persen lebih yakni angka realisasinya sebanyak 57.742 bidang,” ungkap Suryanti sizin Kepala Kantor Pertanahan Buleleng Agus Apriawan, Kamis (28/12/2023).

Selain itu untuk PTSL, Suryanti yang juga menjabat Sekretaris Kantah Buleleng mengatakan, sesuai program PTSL di tahun 2023 memperoleh target sebanyak 1.956 bidang tanah diberikan secara gratis untuk 18 desa di Buleleng. Hasilnya menurut wanita yang akrab disapa Yanti ini realisasi tercapai hingga 100 persen. ”Sebanyak 1.956 bidang dapat kita selesaikan sertifikatnya,” imbuh Yanti.

Sementara target tahun 2024 mendatang, Kantah Buleleng memiliki jatah sebanyak 7.000 bidang untuk 148 desa di Kabupaten Buleleng. Target sebanyak itu kata Yanti menyasar tanah-tanah warga yang belum bersertifikat sehingga ke depan seluruh tanah dan lahan milik masyarakat sudah memiliki sertifikat.

Sedangkan untuk kasus sengketa selama tahun 2023 Yanti menyebut kasus sengketa yang masuk dalam penanganan sebanyak 96 kasus. Sedangkan yang dapat dituntaskan sebanyak 76 kasus. Begitu juga dalam perkara lain yang masuk sebanyak 32 kasus. Sementara yang dapat diselesaikan sebanyak 8 kasus.

“Ada sejumlah kendala yang membuat penyelesaian sedikit tertunda, diantaranya masih berproses di pengadilan, pemohon kurang kooperatif, menunggu data dari seksi lain, dan sisanya sedang proses penanganan,” ujarnya.

Yanti menambahkan saat ini Kantah Buleleng memiliki program unggulan yang disebut Loket Prioritas Pelayanan Tanah Akhir Pekan (Pelataran). Sejak dibuka program ini dapat memudahkan masyarakat yang hendak berurusan ke Kantah Buleleng yang memiliki keterbatasan waktu pada jam kerja sehingga dapat mengurus sendiri tanahnya di akhir pekan Sabtu-Minggu.

“Loket Prioritas Pelayanan Tanah Akhir Pekan (Pelataran) dikhususkan terhadap pemilik tanah yang mengajukan pelayanan pertanahan secara langsung tanpa melalui kuasa. Hasilnya lumayan banyak masyarakat yang datang pada waktu pelayanan melalui program Pelataran itu,” ujarnya.

Karena itu kata Yanti tahun depan pihaknya tetap memiliki target penyelesaian yang lebih baik dari sebelumnya termasuk diantaranya target pelayanan rutin.

”Pelayanan rutin meliputi pengukuran bidang tanah, pemeliharaan data, pengecekan sertifikat, roya dan pertimbangan teknis,” tandas Yanti. (625)

Pos terkait