Jelang Idul Fitri, Dir Intelkam Silahturahmi dengan Tokoh Agama se-Bali

Suasana silaturahmi yang diadakan Dit Intelkam Polda Bali dengan tokoh agama, Banser dan Kokam se-Bali. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol Zainal Abidin SIK MSi melaksanakan silahturahmi dengan tokoh agama, Perwakilan Banser dan Kokam se-Bali di Denpasar, Selasa (20/4/2021) malam. Silahturahmi ini dalam rangka membentuk sinergisitas Polri bersama Banser dan Kokam untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif dan penuh toleransi dalam perayaan bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1442 H di tengah pandemi Covid – 19.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DMI Provinsi Bali yang juga anggota DPD RI Perwakilan Bali  H Bambang Santoso, Ketua MUI Bali yang diwakili oleh Ketua Komisi Pariwisata H Ekky Resa, Ketua FKUB Provinsi Bali yang diwakili oleh Wakil Ketua Dr Drs I Gusti Made Ngurah MSi, Ketua PW Nahdlatul Ulama Provinsi Bali yang diwakili oleh Wakil Sekretaris KH Isfandi, Ketua PW Muhammadiyah Provinsi Bali, Aminullah, Ketua GP Ansor Bali H Yunus Naim, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Bali, Muhammad Syobri, Ketua Pecalang Bali, I Made Mudra, Kasat Korwil Banser Bali, Imam Buchori, Danwil Kokam PW Pemuda Muhammadiyah provinsi Bali, Edy S, Kasat Wakasat Korcab  Banser Kab/Kota se-Bali dan Ketua dan Wakil Ketua Bidang Kokam se-Bali.

Bacaan Lainnya

Zainal Abidin dalam sambutannya mengatakan, Bali merupakan pulau yang memiliki toleransi tinggi maka kita harus tetap menjaganya. Berkaitan dengan pelaksanaan ibadah agar tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran Covid -19.

“Polri berharap agar Banser dan Kokam dapat membantu Kepolisian dalam menjaga dan mengantisipasi adanya radikalisme dan terorisme di Bali,” ungkapnya.

Pesan toleransi juga disampaikan oleh Wakil Ketua FKUB Provinsi Bali, I Gusti Made Ngurah, bahwa kita sebagai masyarakat pengguna internet harus pintar memilah berita atau info yang ada di media sosial, khususnya terkait isu SARA. Tugas FKUB adalah menjaga kerukunan umat beragama dimana dalam forum ini tergabung dari seluruh majelis agama yang ada di Indonesia.

“Selain itu, tugas FKUB juga mengantisipasi hal-hal yang dapat mencederai toleransi antar umat beragama, dan melakukan koordinasi dengan majelis-majelis agama,” katanya.

Ketua MUI Provinsi Bali yang diwakili oleh Ketua Komisi Pariwisata H Ekky Resa memberikan edukasi dan pemahaman tentang penyebaran Covid – 19 serta cara menanggulangi agar dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Bali serta menambahkan pesan toleransi sebagai manusia harus wajib menjaga kerukunan antar umat beragama.

Sementara Ketua DMI Provinsi Bali sekaligus anggota DPD RI Perwakilan Bali,  H Bambang Santoso menyampaikan, sebagai warga negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, kita harus saling menghormati dan memuliakan antar umat beragama.

“Mari bersama-sama kita mencegah penyebaran Covid -19, agar pariwisata di Bali bisa dibuka kembali sesuai dengan rencana bulan Juli ini agar perekonomian di Bali dapat pulih kembali,” imbuhnya.

Pada akhir kegiatan, perwakilan Banser dan Kokam se-Bali mendeklarasi bersama mengecam segala bentuk tindakan Intoleransi dan siap menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Bali.

“Kami siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga Kamtibmas yang aman dan nyaman serta penerapan Protokol Kesehatan Covid -19, terutama saat Bulan Suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1442 H” demikian ikrar mereka. (007)

Pos terkait