Jelang Idul Adha, Aktifitas Pasar Hewan Kayuambua Masih Normal

idul adha
Aktifitas di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli. (sam)

BANGLI | patrolipost.com – Jelang hari raya Idul Adha aktifitas di Pasar Hewan Kayuambua Kecamatan Susut masih berjalan normal atau tidak terjadi lonjakan transaksi jual beli hewan, khusus sapi. Transaksi jula beli sapi di pasar yang buka setiap tiga hari sekali itu rata-rata 40 ekor.

”Walaupun menjelang hari raya Idul Kurban, aktifitas pasar hewan  masih berjalan  normal tidak ada lonjakan transaksi,” ujar Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Made Alit Parwata, Jumat (24/6/2022).

Bacaan Lainnya

Kata Alit Parwata jika berkaca sebelum pandemi Covid-19, dua pekan jelang hari transaksi jual beli hewan sapi di Pasar Kayuambua sudah mulai meningkat. Biasanya sapi yang dibeli sudagar dikirim ke Pulau Jawa. ”Dalam situasi normal sapi yang dikirim ke luar pulau bisa capai ratuasan ekor,” sebutnya.

Menurut Alit Parwata turunnya transaksi jelang hari raya Idul Adha tahun ini dikarenakan beberapa factor diantaranya dampak dari merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sehingga ada keenganan dan perasaan was-was konsumsi daging sapi.

”Walaupun sejauh ini belum ada temuan kasus sapi terpapar PMK di Bali, tapi masyarkat sudah terpatri pikiran akan PMK,” jelas Kadis asal  Banjar Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut ini.

Disamping itu menurunnya daya beli masyarakat juga sangat berpengaruh dimana masyarakat lebih mengutamakan membeli kebutuhan yang dianggap mendesak.

Disinggung taget pendapatan dari retribusi pelayanan pasar hewan Kayuambua, besaran target yang ditetapkan pemerintah  tahun 2022 sebesar Rp 195 juta dan hingga bulan Mei sudah terealiasi Rp 91.460.000 (46,90%). ”Kami optimis realisasi target akan terpenuhi bahkan bisa  lebihi target,” jelas Alit Parwata. (750)

Pos terkait