Jambret Kalung Emas Saat Galungan, Residivis Babak Belur Dihajar Massa

jambret
Petugas mengangkut pelaku dan sepeda motor yang digunakan saat beraksi ke Polsek Denpasar Selatan. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Seorang residivis berinisial MS (49) nekat menjambret kalung emas seorang wanita yang hendak sembahyang di depan rumahnya Jalan Raya Sesetan Gang Kelapa No 35 Sesetan Denpasar Selatan, Rabu (28/2/2024) pagi.

Korban Ni Made Wardani (68) yang hendak sembahyang di depan rumahnya, tiba-tiba didatangi seseorang dengan mengendarai sepeda motor matic. Pengendara pria itu langsung menarik kalung yang ada di leher korban lalu berusaha kabur. Korban yang kaget kontan berteriak minta tolong.

Bacaan Lainnya

Mendengar teriakan korban, salah satu warga yang melihat kejadian tersebut, menghadang pelaku dengan menendang sepeda motor yang dikendarai pelaku hingga terjatuh. Selanjutnya pelaku diringkus warga sekitar dan sempat dihajar massa hingga babak belur karena geram dengan ulahnya. Beruntung pelaku segera diamankan pihak Kepolisian.

“Pelaku jambret sudah kita amankan. Ternyata pelaku merupakan residivis, pernah ditangkap dua kali di wilayah Denpasar Selatan dan terakhir di Denpasar Barat dalam kasus yang sama. Pelaku baru beberapa hari ini keluar dari penjara,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Ida Ayu Made Kalpika kepada awak media.

“Modus pelaku saat melakukan aksinya dengan mengintai korbannya terlebih dahulu sebelum melakukan penjambretan. Merasa ada kesempatan yang pas, pelaku langsung melancarkan aksinya,” ungkap Kapolsek.

“Sebelum diamankan polisi, pelaku sempat diamuk massa. Anggota kami cepat mengamankan pelaku dari amukan massa dan saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Denpasar Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut,” tukasnya.

Dari tangan pelaku barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1  buah kalung emas dan liontin, 1 unit sepedamotor Yamaha Mio warna biru dongker Nopol DK 6183 PM yang dikendarai pelaku saat melancarkan aksinya dan 1  buah Hp Samsung pada lokasi TKP berbeda yakni di Jalan Tegal Wangi Sesetan.

“Pelaku telah berada di Mapolsek Denpasar Selatan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Ia terancam dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” ungkap Kompol Ida Ayu Made Kalpika Sari. (hms)

Pos terkait