Ini Dia, Calon Kepala Daerah Positif Covid-19

Simulasi dan tata cara pemungutan suara Pilkada yang dilakukan KPU saat pendemi Covid, wajib mematuhi protokol kesehatan. (ist/net)

JAKARTA | patrolipost.com – Pilkada 2020 memasuki tahapan pendaftaran para calon kepala daerah. Digelar saat pandemi, beberapa jagoan yang akan bertarung pada 9 Desember nanti terinfeksi virus Corona (Covid). Waspada! Berikut daftarnya:

Calon Wali Kota Binjai
Di Sumatera Utara, bakal calon Wali Kota Binjai dinyatakan positif corona. Lisa juga sempat datang ke KPU Binjai mendaftarkan dirinya yang berpasangan dengan, Sapta Bangun.

“Iya betul. Atas nama bu Lisa,” kata Komisioner KPU Binjai, Robby Effendi dimintai konfirmasi, Sabtu (5/9/2020).

Lisa disertai calon wakilnya Sapta Bangun berangkat ke KPU Binjai untuk mendaftar pada Jumat (4/9) kemarin. Setelah sempat berada di KPU, Lisa yang juga Istri Wali Kota Binjai ini kemudian pamit lantaran alasan sakit.

“Sempat terlihat hadir. Sempat kita, pertama kan suratnya, kehadiran itu kan kami semua pasangan calon kita minta, menunjukkan hasil swab. Ternyata hasil swab Ibu Lisa masih menunggu sedang di jalan, jadi belum kami terima pendaftarannya. Sembari menunggu hasil itu, Ibu Lisa pergi pamit karena menyatakan dirinya sakit,” ujar Robby.

Robby mengungkap tak lama kemudian surat tes Ccorona Lisa diterima KPU Binjai. Hasilnya positif, sementara calon wakilnya negatif.

“Betul. Suratnya datang kami buka positif, ya berarti keterangan swab dari pasangan calon sudah lengkap. Sesuai PKPU kan, walaupun hasilnya positif, berkasnya tetap kita lanjutkan,” sebut Robby.

“Masih (di KPU). Negatif (Corona) dia. Karena pimpinan partainya pun lengkap, bakal paslon lengkap, karena yang satu sudah menunjukkan surat, karena hasilnya positif, tidak diperkenankan hadir. Kemudian kami teruskan untuk melakukan verifikasi,” sebut Robby.

Calon Bupati Solok Selatan
Bakal calon Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat Khairunas juga menjadi salah satu jagoan pada Pilkada 2020 yang positif Covid-19. Khairunas tidak hadir saat pendaftaran ke KPU Kabupaten Solok Selatan, lantaran sedang menjalani isolasi mandiri.

Bakal calon Wakil Bupati Yulian Efi usai mendaftar di KPU Solok Selatan, mengatakan, dirinya bersama Khairunas ke Jakarta pada 23 dan 24 Agustus 2020 untuk mengurus rekomendasi partai. Pasangan calon itu kembali ke Padang pada Rabu (2/9/2020).

“Pada Rabu (2/9) KPU memberitahu kami bahwa untuk mendaftar pasangan calon harus melakukan tes usap mandiri sehingga pada Kamis (3/9) kami melakukan tes di bandara dan Sabtu pagi diberitahu hasilnya kalau Khairunas terkonfirmasi positif covid-19 tanpa gejala dan sekarang sedang isolasi mandiri,” kata Yulian Efi didampingi ketua tim pemenangan Zigo Rolanda di Padang Aro, Sabtu (5/9/2020).

Dia menyebutkan, Khairunas sudah melakukan tes usap ulang pada Jumat malam dan berharap hasilnya negatif. Saat ini katanya, kondisi Khairunas dalam keadaan bugar dan tidak merasakan gejala apapun.

Calon Bupati Rokan Hilir
Suyatno, bakal calon Bupati Rokan Hilir (Rohil) di Provinsi Riau, mendaftar ke KPUD lewat virtual. Suyatno yang merupakan calon petahana ini terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kemarin baru satu pasangan bakal calon Bupati Rohil yang mendaftar, yakni Suyatno-Jamiludin. Hari ini tidak ada balon yang mendaftar,” kata Ketua KPU Rohil Supriyanto, Sabtu (5/9/2020).

Supriyanto menjelaskan Suyatno melakukan konfirmasi secara virtual. Supriyanto mengatakan metode daring ini sudah sesuai aturan.

“Sesuai aturan dibenarkan secara virtual bila terkena Covid-19,” kata Supriyanto.

Suryanto menjelaskan, posisi balon Wakil Bupati Rohil, Jamiludin, tetap mendaftar ke kantor KPU Rohil. Pasangan ini didukung PDI Perjuangan 7 kursi dan PAN 4 kursi.

“Besok ada tiga paslon yang akan mendaftar. Jadi ada empat paslon di Pilkada Rohil,” ujarnya.

Calon Bupati Lampung Selatan
Di Lampung Selatan (Lamsel), bakal calon bupati Antoni Imam positif Covid-19. Antoni kini menjalani isolasi mandiri.

Antoni mengumumkan langsung hasil tes itu di akun Facebook pada Sabtu (5/9/2020). Hasil tes Covid ini juga syarat untuk mendaftar sebagai peserta pemilihan kepala daerah

“Alhamdulillah kondisi saya sehat dan masih bisa beraktivitas seperti biasa, oleh karena itu saat ini sedang menjalani isolasi mandiri dan tidak perlu dirawat di rumah sakit,” kata Antoni, yang juga anggota DPRD Lampung seperti dilansir Antara.

Pasangan, bakal calon bupati Lampung Selatan Tony Eka Chandra itu mengatakan, dirinya selama ini selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Dia menyebut belum bisa memastikan dari mana tertular virus ini.

“Belum bisa memastikan dari mana bisa tertular COVID-19, karena saya selalu mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak,” katanya.

Calon Wakil Bupati Klaten
Di Pulau Jawa, bakal calon wakil Bupati Klaten, Muhammad Fajri terkonfirmasi positif virus corona. Akibatnya, bakal calon Bupati Klaten, One Krisnata mendaftar Pilkada Klaten tak ditemani wakilnya.

Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Klaten Syamsul Huda mengatakan, berkas pasangan One-Fajri dinyatakan lengkap. Meskipun calon wakil bupati tidak hadir langsung di kantor KPU.

“Sesuai PKPU nomor 10 jika hasil swab positif Covid calon tidak boleh hadir dibuktikan dengan surat legal. Bisa diganti dengan fasilitasi virtual dan ketidakhadiran cawabup ini tidak menggugurkan pendaftaran,” kata Syamsul kepada wartawan di kantor KPU Klaten, Jalan Mayor Kusmanto, Jumat (5/9/2020).

Syamsul mengatakan Bawaslu Klaten mengonfirmasi bahwa cawabup Muhammad Fajri yang saat ini ada di Solo. Bentuk konfirmasi salah satunya dengan dimintai menunjukkan KTP asli melalui daring.

“Saat dikonfirmasi KTP-nya, saat interaksi dengan Bawaslu, Pak Fajri juga sudah menunjukkan KTP-nya. Jadi tidak ada masalah,” ujar Syamsul.

Calon Wakil Bupati Dompu NTB
Di Pilkada Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, salah seorang bakal calon wakil bupati inisial IR, terkonfirmasi positif Covid-19. IR dinyatakan positif oleh Satgas Covid-19 NTB pada Jumat (4/9) kemarin.

“Sesuai dengan press release dari Provinsi, dia memang positif,” ungkap Pelaksana Tugas Kadinkes Dompu, Maman, saat dihubungi wartawan, Sabtu (5/9/2020).

Usai dinyatakan positif, IR diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Selain itu, tim medis juga akan memantau perkembangan kesehatan IR.

“Untuk sementara kita anjurkan agar isolasi mandiri di rumahnya selama 10 hari. Dalam bentuk pengawasan, nanti tetap akan diawasi oleh dokter spesialis dan tim medis dari PKM Dompu Barat,” jelas Maman.

Sementara untuk pendaftaran pencalonan, dalam undangan yang disampaikan oleh tim pemenangannya, IR, yang berpasangan dengan mantan Bupati Dompu H Syaifurahman, akan mendaftar ke KPU Dompu hari ini. Namun belum dijelaskan detail pendaftaran nanti. (305/dtc)

 

Pos terkait