Genting Dream Merapat di Pelabuhan Celukan Bawang, Pariwisata Buleleng Mulai Bangkit

genting dream
Kapal Pesiar Genting Dream merapat di Pelabuhan Celukan Bawang, Rabu (21/12) sekitar pukul 06.00 Wita membawa ribuan penumpang untuk berwisata di sejumlah destinasi di Bali Utara. (cha)

SINGARAJA | patrolipost.com – Setelah sebelumnya disinggahi kapal pesiar (cruise) bernama lambung Regatta, Pelabuhan terbesar di Bali Utara Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng kembali disinggahi kapal pesiar berbendera Bahamas bernama MS Genting Dream. Kapal pesiar terbesar di Asia ini memiliki panjang (LOA) 335,35 meter, lebar (GT) 150,695 meter, dengan draught 8,9 M.

Genting Dream berlabuh sekitar pukul 06.00 Wita membawa 3.932 penumpang dan 1.800 orang kru. Dengan bobot dan cukup panjang, Genting Dream tidak bisa merapat di Dermaga Pelabuhan Celukan Bawang dan memilih lego jangkar tak jauh dari areal pelabuhan. Para penumpang yang hendak turun didrop dengan menggunakan tender boat menuju dermaga dan selanjutnya melakukan wisata kota (city tour) di Buleleng maupun ke beberapa daerah wisata di sekitar Bali Utara yang telah diagendakan.

Bacaan Lainnya

Sejumlah pejabat pelabuhan diantaranya  KSOP Pelabuhan Celukan Bawang, Perwakilan Dinas Pariwisata, Kepala Kantor KKP Pelabuhan Celukan Bawang dan Instansi terkait ikut menyambut kedatangan ribuan wisatawan tersebut. Objek wisata yang akan dikunjungi oleh wisatawan meliputi Wihara, Hotspring, Royal Palace, Wihara Ex Pelabuhan, Hotel Sunari, Pak Oles, The Lovina, Krisna Oleh-Oleh, Munduk, Twin Lake Bedugul, Pura Beji Sangsit, Pura Segara Madu Jagaraga, Plataran, serta Snorkling di Pulau Menjangan.

General Manager Pelabuhan Celukan Bawang Zanuar Eka Wijaya mengatakan kedatangan salah satu kapal pesiar terbesar di Asia untuk pertama kali pasca Covid -19 merupakan pertanda kebangkitan pariwisata di Kabupaten Buleleng. Ia pun mengaku berterima kasih atas support semua pihak sehingga kapal cruise kembali sandar di Pelabuhan Celukan Bawang.

”Semoga Pelabuhan Celukan Bawang ini menjadi destinasi utama pintu masuk Bali Utara, untuk itu saya berharap sinergitas dari tim yang ada di pelabuhan ini bisa berkelanjutan dan semoga destinasi secara tidak langsung menambah devisa negara,” kata Zanuar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, kapal pesiar Genting Dream mengangkut 2.372 penumpang dan kru kapal pesiar sejumlah 1.719 orang.

“Buleleng menjadi salah satu tujuan kunjungan kapal pesiar tersebut. Jadi memang singgah ke sini,”ujarnya.

Kata Dody, kedatangan kapal pesiar Genting Dream di Buleleng merupakan momentum awal terbukanya kunjungan kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang. Sebelumnya Buleleng juga kedatangan kapal pesiar MS Regatta sebulan lalu. Kapal ini merupakan kapal pesiar pertama yang berlabuh di Buleleng setelah pandemi Covid-19 melandai.

”Momentum kunjungan wisatawan melalui kedatangan kapal pesiar ini dapat meningkatkan perekonomian khususnya di sektor pariwisata yang sempat terpuruk pasca pandemi Covid-19. Kami juga berharap  kedatangan kapal ini menjadi salah satu indikator peningkatan animo wisatawan yang datang ke Buleleng,” tandasnya. (625)

Pos terkait