Gedung Parkir Pura Besakih Mampu Tampung 1.514 Kendaraan Roda Empat

gedung parkir
Gedung parkir di kawasan suci Pura Besakih. (maha)

AMLAPURA| patrolipost.com – Penataan fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih diresmikan Presiden Joko Widodo, Senin (13/3/2023). Salah satu fasilitas yang saat ini masih dalam proses finishing adalah Gedung Parkir Area Manik Mas atau Kreta Graha Kulon. Gedung parkir itu mampu menampung 1.541 kendaraan roda empat.

“Mobil atau kendaraan roda empat hanya boleh parkir di gedung parkir area Manik Mas. Dilarang keras parkir di jalan dan di tempat lain yang bukan tempat parkir,” kata Gubernur Bali Wayan Koster saat mendampngi Presiden Joko Widodo meresmikan fasilitas Pura Agung Besakih.

Bacaan Lainnya

Fasilitas moderen yang mendukung diantaranya, dilengkapi sistem pemantauan digital dengan indikator lampu. Pada setiap slot, warna hijau menunjukkan slot masih tersedia dan warna merah menunjukkan slot sudah terisi. Parkir kendaraan di Gedung ini menggunakan tiket parkir elektronik.

Sementara itu juga tersedia fasilitas toilet khusus untuk difabel yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Pengelola tidak membebankan biaya alias gratis. Selain itu, tersedia tangga dan elevator sebagai penghubung setiap lantai.

Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, sejumlah teks Susastra Bali yang tersurat dalam lontar maupun prasasti, menyebut Gunung Agung dengan nama Toh Langkir atau Dia yang Maha Tinggi Mulia Agung.

Pura Agung Besakih juga disebut hulu kerajaan Bali, sekaligus pusat dunia. Karena itu, Besakih pada masa kuno dikategorikan sebagai kawasan suci memohon kerahayuan hidup di hulu Bali yang dipantangkan untuk dimasuki secara sembarangan oleh siapapun.

“Sejak lama, fasilitas di kawasan suci Pura Besakih mengalami masalah serius dengan kondisi yang sangat parah,” jelas Koster.

“Karena itu, kami berupaya dengan arahan Presiden dan menteri PUPR untuk membangun fasilitas di kawasan suci Pura Agung Besakih ini secara komprehensif,” tambahnya.

Pembangunan dimulai pada 18 Agustus 2021. Koster mengatakan, pembangunan penataan fasilitas itu bisa terwujud atas dukungan presiden.

“Beliau yang memberi manfaat besar bagi masyarakat Bali dalam melakukan upacara serta akan menjadi warisan dan kenangan bagi generasi masa depan dan tonggak Bali Era Baru,” ujarnya etua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini. (pp03)

Pos terkait