Gede Tindih: Wakil Rakyat Cukup Dua Kali Menjabat

gede tindih
Anggota DPRD Bangli, I Gede Tindih. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Anggota DPRD Bangli Gede Tindih berpandangan, seorang wakil rakyat dalam satu tingkatan (kabupaten/kota) cukup dua kali saja menjabat. Pasalnya, dengan dua periode menjabat, para incumbent ini sudah tahu secara mendalam situasi satu wilayah. Disamping itu dengan dua kali menjabat akan memperlancar proses kaderisasi.

Menurut mantan Ketua DPD Nasdem Bangli periode (2014-2021) ini, bila wakil rakyat hanya maju dua kali dalam satu tingkatan sudah barang tentu regenerasi kader dan demokrasi akan berjalan dengan baik. Sebaliknya jika sampai wakil rakyat maju lebih dari dua kali, proses kaderisasi akan tersumbat. Bagi kader baru atau pemula tentu akan sulit bersaing dengan incumbent. Sebab, seorang incumbent telah mengantongi modal politik dan sosial.

Bacaan Lainnya

“Tentu sangat sulit bagi kader baru jika harus bersaing dengan seorang incumbent,” ujarnya, Rabu (5/9/2022).

Kata politisi asal Desa Songan, Kintamani ini, agar proses kaderisasi bisa berjalan dengan baik, maka wakil rakyat yang telah dua kali menjabat dalam satu tingkatan lebih relevan maju ke tingkat lebih tinggi yakni bersaing perebutkan kursi, baik untuk tingkat provinsi maupun pusat.

”Jadi anggota Dewan bukanlah sebuah profesi, sangat bijak jika memberi ruang kepada kader yang lain,” tegas Dewan Pakar DPD Nasdem Bangli ini.

Disinggung apakah dalam Pileg 2024 akan ikut bertarung, pihaknya telah dua kali periode duduk sebagai anggota DPRD Bangli dari kendaraan partai berbeda yakni dari Partai PNI untuk periode (2004-2009) dan Nasdem periode (2019-2024).

”Kalau bisa memilih kami ingin istirahat sejenak di panggung politik. Namun kalau instruksi partai harus maju, tentu kami tidak bisa mengelak di posisi manapun ditempatkan. Kalau bisa memilih, kami ingin bertarung di level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Di sisi lain Ketua DPD Nasdem Bangli, Ketut Guna saat dikonfirmasi menjelaskan, target raihan kursi Partai Nasdem pada Pileg 2024 4 kursi dari 4 Dapil meliputi Dapil Kintamani Timur, Susut, Tembuku dan Bangli.

”Kami tidak mau muluk-muluk, untuk capai target kami harus kerja ekstra keras,” sebut politisi asal Banjar Kayang, Desa Kayubihi ini.

Sedangkan disinggung terkait DPP Nasdem mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden, kata Ketut Guna, apapun keputusan dari Ketua Umum sudah barang tentu sebagai kader harus tunduk dan menghormati keputusan dari induk partai.

”Apapun keputusan induk partai, selakukan kader milki tanggung jawab moral mengamankan instruksi tersebut,” tegasnya. (750)

Pos terkait