Gandeng Perdami Bali dan RS. Singasana  PT.ERELA Lakukan Operasi Katarak Gratis

whatsapp image 2024 04 26 at 20.37.13 (1)
(Ki-Ka) Isnawan Adiprasetya, selaku Manager Promotion Hospital PT. ERELA, dr. Cokorda Istri Dewiyani P,SP.M (K), selaku Ketua Perdami Provinsi Bali dan dr. I Wayan Doddy Setiawan, Direktur RSUD Singasana, Tabanan. (foto/pp)

TABANAN | patrolipost.com – Bertempat di RSUD Singasana, Kediri, Tabanan, PT. ERELA menggandeng Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) provinsi Bali, menggelar operasi katarak bagi warga masyarakat yang ada di Tabanan, Jumat (26/4/2024). dr. Cokorda Istri Dewiyani P,SP.M (K), selaku Ketua Perdami Provinsi Bali yang hadir dalam kesempatan ini mengatakan, katarak termasuk angka kebutaan tertinggi, termasuk di Bali. Menurut pendapatnya semakin tinggi harapan hidup seseorang maka semakin tinggi pula kataraknya. Bercermin dari kondisi yang ada tentu ini menjadi tanggung jawab bersama, Perdami, perusahaan dan rumah sakit.

“DiBali jumlah penduduk yang terkena katarak 1,2 persen, dan penyebabnya bisa dikarenakan oleh faktor umur, yaitu penuaan, tetapi ada juga faktor-faktor lain yang berperan, seperti paparan UV yang terus menerus, nutrisi yang kurang termasuk faktor-faktor metabolik yaitu dari penyakit-penyakit yang memperberat keadaan seperti diabetes serta lainnya,” ungkap dr.Cok begitu kerap disapa.

Upaya yang dilakukan Perdami Bali dalam mencegah semakin banyaknya penderita katarak yakni dengan melakukan preventif termasuk juga bekerjasama dengan PT. ERELA dalam memberikan literasi agar tidak sampai terjadi komplikasi.

“Kebutaan karena katarak sebetulnya bisa diobati asal tidak dibarengi dengan adanya komplikasi, ini yang memperberat,” tandasnya.

Sedangkan Isnawan Adiprasetya, selaku Manager Promotion Hospital PT. ERELA, menyampaikan perusahaan farmasi PT. ERELA memiliki produk-produk yang sebagian besar adalah produk mata. Disebutkan pada tahun 2024 pihaknya akan melakukan operasi katarak 700 mata yang akan menyasar 15 sampai 20 titik hingga di bulan Oktober 2024.

“Selain itu juga kami melakukan bakti sosial dengan menyasar sekolah-sekolah dasar,” katanya.

Dijelaskan, produk yang dihasilkan PT. ERELA adalah produk-produk “branded” tapi dengan pangsa pasar JKN. Artinya, harga terjangkau, kualitas terjamin dan kompetitif.

“Semoga dengan adanya kerjasama kali ini, proses kemitraan bisa berjalan dengan baik kedepannya, serta menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu dr. I Wayan Doddy Setiawan, Direktur RSUD Singasana, Tabanan, menyambut baik kegiatan baksos yang diadakan oleh PT. ERELA dengan menggandeng Perdami Bali. Dikatakan memang masih banyak yang belum mendapat pelayanan katarak, tentu baksos kali ini sangatlah membantu masyarakat.

“Selain bermanfaat bagi masyarakat, tentu kegiatan positif kali ini juga bermanfaat bagi rumah sakit. apalagi RS Singasana termasuk rumah sakit yang baru berjalan 2 tahun, semoga banyak masyarakat yang lebih mengenal rumah sakit ini,” tukasnya.

Seperti diketahui, PT. Erlangga Edi Laboratories (Erela) merupakan perusahaan farmasi yang berkedudukan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Perusahaan yang didirikan pada tahun 1965 ini memproduksi produk kesehatan dengan harga terjangkau. PT ERELA menjadi perusahaan farmasi yang terus berkembang dan mengikuti perkembangan zaman.(wie)

Pos terkait