Forum Hub.Id di Bali Libatkan 2.200 Permintaan Startup untuk Bertemu Pemodal Ventura

hub.id
Puncak pertemuan forum Hub.Id Summit 2022 di Bali, Selasa (6/9/2022). (maha)

NUSA DUA I patrolipost.com – Pertemuan puncak Hub.id di Bali melibatkan lebih dari 2.200 permintaan dari para startup untuk bertemu pemodal ventura. Namun, ditargetkan ada 803 pertemuan hingga puncak pertemuan, Selasa (6/9/2022).

Bidang pertemuan berfokus pada 5 sektor bisnis yakni, Enterprise and Government Tech, Agri Tech and Visually, Health Tech, Social e-Commerce and SNI Enablers serta Web 3.0.

Bacaan Lainnya

Direktur Ekonomi Digital Kominfo I Nyoman Adhiarna mengatakan, pertemuan puncak Hub.id di Bali menitikberatkan pada jumlah pertemuan antara pelaku startup dan modal ventura. Bisnis matchmaking antara startup dan venture capital diharapkan dapat berlangsung dalam jangka panjang.

“Targetnya bukan pada bisnis investasi, tapi pada pertemuan one to one, satu per satu, antara startup dengan para modal ventura dan juga para bisnis partner,” kata Nyoman Adhiarna di Nusa Dua, Bali, Selasa (6/9/2022).

Adhiarna menambahkan, peserta yang hadir dalam Hub.id Summit 2022 mengaku merasa puas dengan acara yang dihelat di Indonesia. Pasca pandemi Covid-19 selama dua tahun, pertemuan di Indonesia menjadi pertemuan pertama yang digelar secara tatap muka.

“Modal ventura juga merasa senang, karena dapat bertemu secara langsung dan melakukan evaluasi untuk mereka akan inves,” ujarnya.

Mengacu pada kebiasaan pertemuan sejenis, kata Adhiarna, antara starup dan pemodal menargetkan pertemuan sebanyak-banyaknya, main target pertemuan saja akhirnya tercapai,” jelas Adhiarna.

Partner of East Venture Melisa Irene mengatakan, pihaknya tidak mentargetkan jumlah investasi tapi dengan melihat prospek perusahaan yang dinilai bagus. Sebagai mitra ventura, Melisa menjelaskan, kurasi startup dilakukan dengan melihat portofolio yang ada.

“Kita selalu berawal dari pendirinya, pertama pasti foundernya dulu, kemudian lihat marketnya, kalau seperti produk kadang kita lihat kadang enggak, karena mereka masih sangat early,” jelas Melisa.

Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-5 dunia sebagai negara dengan jumlah startup terbanyak. Tercatat, pada tahun 2021, jumlah perusahaan rintisan di Indonesia sebanyak 2.391 dengan 14 startup berstatus unicorn dan 2 unicorn.

Indonesia juga menjadi tujuan pengembangan startup untuk investasi. Pertumbuhan startup Indonesia menunjukkan peningkatan yang positif. Pada 2021, dalam bidang investasi startup Indonesia menduduki peringkat tertinggi se Asia Tenggara, dengan nilai investasi 42% dari seluruh negara di Asia Tenggara. (pp03)

Pos terkait