Dua Kebakaran Hebat Landa Badung, Kerugian Rp 1,5 Miliar Lebih

MANGUPURA | patrolipost.com – Dua peristiwa kebakaran hebat terjadi secara beruntun di wilayah Kabupaten Badung, Sabtu (17/8) dan Minggu (18/8). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
 
Peristiwa pertama sebuah gudang kayu hangus terbakar di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Buana, Mengwi, Sabtu (17/8), sekitar pukul  18.45 Wita. Gudang yang terbakar hebat ini sempat membuat panik para warga sekitar.

Pasalnya, gudang yang dilalap ‘si jago merah’ penuh berisi bahan-bahan yang mudah terbakar.  Besarnya kobaran api bahkan sampai merembet ke sejumlah bangunan lain. Dalam sekejap beberapa bangunan disampingnya ikut ludes terbakar, seperti rumah kos-kosan dan toko sembako.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung I Wayan Wirya menerangkan, sumber api pertama kali berasal dari gudang produksi sanggah, UD Widia Ukir Blayu, milik Bapak Widia. Banyaknya kayu untuk bahan sanggah dan ukiran yang tersimpan di gudang ini membuat api cepat membesar. Praktis dalam hitungan jam bangunan seluas 10X10 meter beserta isinya sudah ludes terbakar.
Rembetan api dari gudang ini kemudian dalam waktu singkat kembali menjalar ke sejumlah bangunan lain di sampingnya. Tak pelak, di sebalah utara api kembali berhasil menghanguskan enam kamar kos-kosan milik Ngurah Agung dari Banjar Gambang, Mengwi. Kemudian di sebelah timur, api merembet ke bangunan toko milik Desak Putu Tirtanadi dari Banjar Sunia, Mengwi. 
Selain itu api juga merembet dengan menyasar bangunan di sebelah baratnya yang mengakibatkan toko milik Wayan Suardana asal Banjar Delod Bale Agung Mengwi ludes.

Untuk memadamkan api yang sempat membumbung tinggi ini, mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Badung dan Tabanan didatangkan ke lokasi kejadian. Dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung mengerahkan 7 unit mobil Damkar dan Kabupaten Tabanan mengirim tambahan 3 mobil Damkar. Sehingga total ada 10 mobil Damkar yang kerahkan. Berkat jibaku petugas Damkar dari kedua kabupaten ini, api baru bisa dipadamkan  berselang tiga jam kemudian.

Bacaan Lainnya
“Iya, untuk memadamkan api kita datangkan 7 BW dari Badung dan 3 BW dari Tabanan, karena memang apinya besar. Tapi, berkat kerja keras petugas dibantu masyarakat dalam hitungan tiga jam api sudah berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Atas kejadian itu, pihak BPBD Badung memperkirakan kerugian lebih dari Rp 1,5 miliar.

“Syukur nihil korban jiwa, cuma perkiraan kerugian lebih dari Rp 1,5 miliar,” kata Wirya. Sementara mengenai penyebab kebakaran, matan Camat Kuta Selatan ini belum berani menebak-nebak. Pasalnya, masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. “Untuk penyebab kebakaran saat ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian,” kata Wirya.
Peristiwa kebakaran kedua terjadi berselang beberapa jamnya lagi. Kebakaran yang tak kalah besarnya ini terjadi di Jalan Pantai Munggu, Banjar Sedahan, Munggu, Mengwi pada Pukul 2.00 Minggu (18/8) dinihari kemarin. Di lokasi ini terbakar bangunan warung, bangunan Bale Delod, bangunan dapur, dan 2 unit sepeda motor. Selaku pemilik adalah Nyoman Rai Tasna (44).

Dalam peristiwa ini satu orang bahkan sampai mengalami luka bakar saat berusaha memadamkan api secara manual.

Untuk mengatasi kebakaran ini, Damkar Badung mengerahkan 2 armada Damkar. Sementara warga yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil ambulance.

“Kalau kebakaran di Munggu juga besar. Cuma kerugian lebih sedikit, perkiraan kami lebih dari Rp 200 juta,” tegas Wirya yang juga Kadis Kebakaran dan Penyelamatan Badung ini.

Mengingat banyaknya peristiwa kebakaran, Wirya mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Memastikan instalasi listrik berfungsi dengan baik dan ingat mematikan kompor saat hendak berpergian. (dna)

Pos terkait