Desa Wisata Golo Loni Matim Masuk 45 Besar pada Lomba Kemendes PDTT

agrowisata
Panorama Desa Golo Loni, Matim. (ist)

BORONG | patrolipost.com – Desa Wisata Golo Loni di Kabupaten Manggarai Timur kembali meraih prestasi diterima dengan masuk 45 Besar Lomba Desa Wisata Nusantara untuk Kategori Desa Sangat Tertinggal / Tertinggal / Berkembang.

Melansir kemendes.go.id, lomba yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tersebut melibatkan seluruh desa wisata di Indonesia.  Provinsi Nusa Tenggara Timur menempatkan tiga desa pada 45 Besar yakni Desa Lifuleo Kabupaten Kupang, Desa Watuhadang Kabupaten Sumba Timur dan Desa Wisata Golo Loni Kabupaten Manggarai Timur.

Bacaan Lainnya

Desa Golo Loni menjadi satu-satunya desa wisata di Kawasan Floratama (Flores, Alor dan Lembata) yang meraih predikat tersebut.  Prestasi yang diraih oleh Desa Wisata Golo Loni adalah yang keempat sejak penetapannya sebagai desa wisata pada tahun 2020.

Prestasi pertama diberikan dari Kemenparekraf sebagai Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi Covid 19. Prestasi kedua, 300 Besar pada Lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2022  serta Ketiga 10 Besar Anugerah Pesona Indonesia (API) untuk Kategori Dataran Tinggi Terbaik di Indonesia.  Tahap selanjutnya, pihak desa akan melakukan presentasi di hadapan Tim Juri untuk menentukan 15 desa yang akan mendapatkan hadiah uang tunai dari Kemendes PDTT.

Usai presentasi, dilanjutkan dengan Verifikasi Lapangan yang ditandai dengan kunjungan langsung tim juri ke desa wisata pada bulan Oktober-November 2023. Tahap akhir dari lomba tersebut adalah Pemberian Apresiasi & Pengumuman Pemenang.  Pemenang Desa Tematik dan Pemenang Desa Favorit.

Total hadiah Lomba Desa Wisata Nusantara untuk seluruh pemenang adalah sebesar Rp.  1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) berupa uang tunai dan penghargaan yang akan diberikan kepada Desa Pemenang Lomba (15 Desa per Kategori dan 3 Desa Tematik per Kategori).

Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) Tahun 2023 merupakan ajang pemberian penghargaan kepada Desa Wisata yang memenuhi kriteria yang ditentukan pada proses seleksi dan penilaian.  Syarat peserta yang mengikuti LDWN ini adalah desa wisata yang dikelola oleh BUMDes.

Saat ini, setidaknya sudah ada 5.037 desa wisata yang dikelola oleh BUMDes.  LDWN 2023 juga memiliki 2 kategori yang diperebutkan. Kategori pertama yaitu desa dengan status IDM Desa Mandiri dan Maju.  Untuk kategori kedua adalah desa dengan IDM berkembang, tertinggal dan sangat tertinggal.

Adapun tujuan pelaksanaan lomba ini adalah untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas desa dalam memanfaatkan potensi sumber daya guna mewujudkan desa wisata yang berdaya saing sebagai salah satu upaya dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

Selain itu ajang ini diharapkan mampu mewujudkan desa yang berbasis desa wisata guna mewujudkan pertumbuhan dan ketahanan ekonomi.

Selain sisi pertumbuhan dan pengembangan ekonomi, harapan lain yaitu pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan, sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan serta infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasar serta peningkatan implementasi pilar pilar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di desa. (pp04)

Pos terkait