Demo di KPK Ricuh, Mahasiswa dan Aparat Saling Dorong

maha 3333
Demo mahasiswa di KPK berlangsung ricuh, Senin (27/9) lantaran tak diberi akses oleh aparat kepolisian (ist)

JAKARTA | patrolipost.com – Demonstrasi yang digelar massa dari Badan eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di sekitar Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/9) berlangsung ricuh. Bermula dari sikap aparat yang melarang mahasiswa mendekat ke halaman Gedung KPK.

Pantauan di lokasi, terjadi aksi saling dorong karena polisi tidak kunjung membuka akses menuju halaman gedung KPK. Massa aksi menuntut polisi membuka barikade untuk berunjuk rasa di halaman gedung Merah Putih KPK.

Mahasiswa dan aparat saling mempertahankan barisannya masing-masing. Kedua pihak terlibat aksi saling dorong dengan sengit. Insiden saling dorong sempat mereda. Namun kejadian berulang setelah luapan emosi massa kembali tak terkendali.

“Adik-adik kita semua bersaudara. Kita sama-sama bersaudara. Kita kedepankan ketertiban. Anggota tolong tidak terpancing. Di depan personel Polri adalah saudara kita.” ujar anggota kepolisian lewat pengeras suara.

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh BEM SI dan GASAK digelar untuk menuntut pembatalan pemecatan 57 pegawai KPK pada 30 September mendatang. Termasuk Novel Baswedan.

Aksi turun ke jalan ini merespons sikap diam Presiden Joko Widodo terhadap surat yang telah disampaikan mahasiswa. Sebelumnya, mahasiswa meminta Jokowi memulihkan status para pegawai yang akan dipecat.

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri tengah berada di Jambi. KPK mengklaim agenda Firli di Jambi sudah dijadwalkan jauh-jauh hari. Kegiatan itu dalam rangka pelaksanaan program pemberantasan korupsi terintegrasi di Jambi. (305/cnn)

Pos terkait