Buruh Proyek Dermaga Kedisan Kintamani Ditemukan Tewas di Komplek Ruko

Petugas memeriksa jenasah buruh yang meninggal di komplek ruko Dermaga Kedisan, Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Senin (19/7/2021). (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Buruh proyek Dermaga Kedisan, Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, ditemukan tewas di komplek ruko Dermaga Kedisan, Senin (19/7). Buruh proyek tersebut Muhammad Shulhan (36), tewas diduga karena serangan jantung. Sementara jenazah masih dititipkan di RSU Bangli menunggu pihak keluarga untuk menjemput.

Kapolsek Kintamani Kompol I Made Sutarjana saat dikonfirmasi mengakui sudah menerima laporan adanya buruh proyek yang meninggal di komplek ruko Dermaga Kedisan. Kematian buruh proyek asal Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur diketahui pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 Wita.

Bacaan Lainnya

Menurut Kompol Sutarjana, berdasarkan keterangan saksi yang juga buruh proyek, pada Minggu (18/7/201) korban bekerja seperti biasa bersama teman-temannya. Kemudian sore hari usai bekerja langsung beristirahat di ruko sekitar Darmaga Kedisan. Kemudian sekitar pukul 24.00 Wita saksi mendengar suara seperti benda terjatuh sehingga saksi mengecek ke arah suara.

“Saat itu saksi melihat korban dalam keadaan tertelungkup. Saksi memanggil rekan buruh lainya untuk membantu mengangkat korban. Korban dalam keadaan sadar sehingga para saksi kembali melanjutkan istirahat,” jelasnya.

Selanjutnya pada Senin pagi sekira pukul 06.00 Wita, korban ditemukan dalam posisi telungkup di pintu masuk tempat mereka beristirahat. “Saat ditemukan, posisinya tertelungkup dan diketahui sudah meninggal dunia,” kata Kompol Sutarjana.

Lebih lanjut, kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwajib. Petugas Kepolisian dan medis mendatangi TKP. Dari pemeriksaan yang dilakukan korban diperkirakan sudah meninggal 2 sampai 12 jam dari waktu ditemukan.

“Dari mulut dan hidung korban keluar busa, pada anus terdapat kotoran. Selain itu pada pipi sebelah kanan ditemukan luka lecet akibat berbenturan dengan lantai tempat korban tidur,” jelas perwira asal Klungkung ini.

Diduga korban mengalami serangan jantung. Saat ini jenazah dititip sementara di RSU Bangli menunggu proses penjemputan oleh pihak keluarga. (750)

Pos terkait