Bupati: Walau Sudah Divaksin, Tetap Terapkan Prokes

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengikuti acara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, serta video confrence dengan Presiden Jokowi, Selasa (16/3/2021). (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengikuti acara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal yang dirangkaikan dengan peninjauan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui video conference (zoom meeting) di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Selasa (16/3/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung dan masyarakat peserta vaksin.

Bupati Suwirta mengatakan, vaksin ini menjadi harapan bersama untuk bisa keluar dari tekanan fisikologi yang dihadapi selama ini.

“Antusias masyarakat begitu keras, belum jam sudah datang untuk mendapatkan sebuah vaksin dan segera dapat hidup normal. Mudah-mudahan dengan harapan mereka setelah divaksin kepercayaan mereka lebih tinggi lagi,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga berharap dengan vaksinasi ini masyarakat lebih percaya diri untuk menghadapi situasi normal ini.

“Walupun sudah divaksin saya berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik karena masih banyak yang belum divaksin, terutana anak-anak di bawah umur,” tegas Suwirta.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, dr Ni Made Adi Swapatni, mengatakan sasaran vaksinasi hari ini 1.000 orang, di Balai Budaya diambil 275 orang terdiri dari 30 orang sulinggih, 175 orang pedagang, 25 orang pegawai UPT Koperasi, 25 orang seniman, budayawan, pemuda, 15 prang FKUB, 10 orang sopir dan sisanya di pos pelayanan vaskinasi, puskesmas masing-masing.

“Dari semua sasaran harus tervaksin 70 persen. Target sampai bulan Juni. Sasaran utama diberikan pelayanan publik dan lansia total pelayan publik 19,8 persen dan lansia 7,15 persen,” ujar Adi Swapatni. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.