Bule Australia yang Ngamuk di Kuta Dirawat di RS Siloam

KUTA | patrolipost.com – Nicolas Carr (27), bule Australia yang mengamuk di empat lokasi berbeda di wilayah Kuta, Sabtu (10/8) pagi diamankan Polsek Kuta, kemudian mendapat perawatan di RS Siloam. Sebelumnya Nicolas secara membabi buta membuat keributan, memecahkan kaca restoran serta menendang pengendara sepeda motor sampai terjatuh.
 

Video aksi brutal bule berbadan besar yang direkam seorang pengendara mobil ini menghebohkan media sosial terutama WhatApp dan Instagram, Sabtu (10/8). Aksi pertama dilakukan Nicolas dengan memecahkan Cirkle K di depan hotel Pave, selanjutnya mendatangi rumah Nyoman Purda dan membantingnya saat ia bangun dari tidurnya. Akibat kejadian itu, Purda mengalami luka-luka lecet.

Kemudian pelaku pergi ke restauran Wahaha dan memecahkan kaca jendela. Terakhir, ia ke Jalan Sunset Road pukul 06.30 Wita menabrak mobil dan sepeda motor yang sedang melintas. Bahkan, seorang pengendara sepeda motor, I Wayan Wirawan (22) ditendang.
Saat itu, korban mengendarai sepeda motor dari rumahnya di Jimbaran dengan tujuan bekerja di Vila Desamuda Jalan Basangkasa Seminyak. Sesampai di lokasi kejadian, tiba-tiba ditendang oleh bule yang tidak dikenalnya yang mengenai pinggang korban sebalah kiri yang mengakibatkan korban terjatuh.
Akibatnya, mahasiswa ini mengalami luka dan lebam pada bagian pinggang, luka lecet pada lengan kanan dan jari tangan kiri serta sepeda motor yang dikendarai, yaitu vespa warna abu-abu bernomor polisi DK 3928 FAU mengalami kerusakan.  
Selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kuta dengan nomor laporan polisi; LP.B/200/VIII/2019/Bali/Resta Dps/Sek Kuta, tanggal 10 Agustus 2019.
Setelah menerima laporan, bahwa di Jalan Sunset Road Seminyak ada tamu asing mengamuk melakukan perusakan dan penganiayaan, Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu I Putu Ika Prabawa K U, SIK langsung menuju ke TKP dan mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Siloam untuk perawatan karena mengalami luka-luka.

“Masih dalam penyelidikan terkait motifnya. Apakah pelaku dalam kondisi mabuk atau faktor lain,”  ujar Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Pandawa. (ray)

Pos terkait