BPOLBF Kerja Kolaborasi Siapkan Pengamanan Jelang KTT Asean Summit 2033 di Labuan Bajo

bpolbf3
Kegiatan Benchmarking BPOLBF dan Polda NTT bersama Bali Command Center, Senin (30/1/2023). (ist)

LABUAN BAJO | patrolipost.com – Menyambut penyelenggaraan KTT Asean Summit 2023 yang dihelat pada Mei mendatang, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) tengah melakukan beberapa persiapan dan koordinasi menyeluruh dengan berbagai pihak terkait baik di lintas K/L, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholder terkait.

Direktur BPOLBF Shana Fatina menyampaikan dibutuhkan persiapan yang matang terutama terkait jaminan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pihak selama kegiatan berlangsung. Untuk itu dibutuhkannya kerjasama yang solid dengan semua pihak, bersama Polda NTT, BPOLBF pun menjajaki pengalaman 91 Command Center ITDC pada 30 Januari 2023.

Bacaan Lainnya

Setelah sukses menyelenggarakan G20 tahun lalu, Shana menyebutkan Bali dipilih sebagai tujuan kegiatan benchmarking (tolok ukur). Keberadaan 91 Command Center ITDC diakui menjadi salah satu faktor penting penyelenggaraan G20 dapat berjalan dengan baik.

“Ini kali pertama Labuan Bajo menjadi lokasi penyelenggaraan event KTT Asean Summit, sehingga kami butuh banyak belajar bersama Command Center Bali terutama untuk peningkatan jaminan keamanan dan keselamatan selama berlangsungnya acara, menginggat pentingnya peran sebuah command center dalam pelaksanaan berbagai kegiatan penting. Kami perlu pastikan semua kesiapannya mulai dari fitur-fitur serta fasilitas pendukung apa saja yang perlu kami siapkan,” jelas Shana Fatina.

General Manager ITDC Nusa Dua Bali, I Gusti Ngurah Ardita, dalam audiensi tersebut menjelaskan, 91 Command Center ITDC sudah mulai terpasang dan mulai beroperasi sejak tahun 2022. Dalam Operasionalnya Command Center ITDC terkoneksi dengan Command Center Polda Bali sehingga masing-masing operator dapat memonitor semua titik yang menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan, pengamanan dan pengawalan pergerakan manusia, kendaraan serta penanganan jalur/rute yang dilalui khususnya saat harus melakukan rekayasa lalu lintas.

“Dengan terbangunnya fasilitas Command Center ini tentunya akan lebih meyakinkan kami sebagai pihak penyelenggara event terutama dari aspek keamanan karena secara fasilitas sudah tersedia. Kami bekerja sama dengan Polri untuk semua fasilitas yang terpasang di command center dan kami dari ITDC selaku pengelola memastikan keamanan dan optimalisasi semua fasilitas yang telah terpasang,”  terang I Gusti Ngurah Ardita.

Kegiatan Benchmarking ini sendiri merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi antara BPOLBF, Polda NTT, dan Jajaran Kepala Dinas Pemkab Mabar yang dilaksanakan minggu sebelumnya di Kantor BPOLBF untuk membahas keseluruhan persiapan penyelenggaraan event terutama dari aspek keamanan dan keselamatan pengunjung mulai dari penyiapan dan penguatan jaringan komunikasi, pengamanan jalur lalu lintas yang akan dilalui para delegasi, koordinasi dan kolaborasi bersama seluruh hotel, restoran, kapal, hingga pelaku UMKM, dan seluruh persiapan lainnya.

Audiensi ini diharapkan dapat membantu menjawab poin-poin penting yang harus segera disiapkan oleh Labuan Bajo untuk mengamankan jalannya penyelenggaraan KTT Asean Summit 2023 yang dipastikan harus siap dalam waktu kurang lebih 3 bulan sebelum penyelenggaraan. (334)

Pos terkait