Bantah Isu Munaslub, Partai Golkar Nyatakan Siap Tempur di Pemilu 2024

whatsapp image 2023 07 31 at 00.19.53
Pertemuan Ketua DPD Partai Golkar se-Indonesia bersama Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartato, Minggu (30/7/2023).

BADUNG | patrolipost.com – Berkembangnya berbagai isu yang menyudutkan nama Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartato, termasuk rencana penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang bertujuan untuk menggulingkan Airlangga, mendapat tanggapan tegas dari 38 Ketua DPD Golkar di seluruh Indonesia, yang menyatakan penolakan terhadap Munaslub tersebut. Pernyataan sikap ini disampaikan langsung oleh Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Pelaksana Tugas Ketua DPD Provinsi Papua, yang didampingi oleh para Ketua DPD Golkar dari seluruh Indonesia, setelah acara “Silahturahmi Ketua Umum DPP Partai Golkar dengan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi se-Indonesia” pada Minggu malam (30/7/2023) di Hotel Mulia, Badung.

“Kami ingin menyatakan dengan tegas bahwa isu Munaslub yang diklaim diusulkan oleh 2/3 anggota adalah tidak benar. Kami dengan bulat menolak Munaslub! Prioritas kami saat ini adalah bekerja keras untuk mencapai seluruh agenda politik tahun 2024 bersama dengan Bapak Airlangga Hartarto,” ucap Ahmad Doli tegas.

Bacaan Lainnya

Ahmad Doli juga mengungkapkan bahwa seluruh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi se-Indonesia, yang berjumlah 38 orang, telah berkumpul di Bali dan meminta pertemuan dengan Ketua Umum.

“Pertemuan ini merupakan inisiatif dari kami semua. Kami meminta kesempatan untuk bertemu dengan Ketua Umum, dan beliau dengan ramah menyediakan waktu di tengah-tengah kesibukannya untuk menjumpai kami, yang merupakan perwakilan DPD dari seluruh Indonesia. Akhirnya, kami setuju untuk bertemu di Bali,” jelasnya.

Dikatakan pula bahwa para Ketua DPD telah bertemu dengan Ketua Umum untuk membahas berbagai hal, termasuk capaian konsolidasi dan langkah-langkah untuk memenangkan Pemilu 2024 selama 3-4 tahun terakhir ini.

Partai Golkar telah berkomitmen untuk meraih kemenangan dalam Pilpres, Pileg, dan Pilkada. Seluruh jajaran kepemimpinan Partai Golkar di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat kecamatan dan kelurahan/desa telah bekerja keras. Oleh karena itu, mereka tidak ingin hasil konsolidasi ini terganggu oleh hal-hal yang merusak.

“Kami adalah Partai Golkar, partai tertua di Indonesia, yang memiliki komitmen dan kesetiaan terhadap keputusan yang telah kami ambil. Keputusan ini telah diambil dalam Munas, Rapimnas, dan Rakernas, dan kami bersatu di bawah kepemimpinan Bapak Airlangga untuk menyelesaikan seluruh agenda lima tahun hingga akhir periode pada tahun 2024,” tegasnya. Oleh karena itu, mereka berharap semua pihak dapat memahami dan mendukung mereka, dan berharap agar mereka bisa bekerja tanpa gangguan apapun terhadap partai ini.

Selain itu, ada tiga hal penting yang ingin disampaikan oleh Ahmad Doli. Pertama, urusan Pilpres sepenuhnya menjadi mandat Ketua Umum, termasuk penentuan calon presiden dan calon wakil presiden serta proses negosiasi, strategi, dan momentum yang tepat. Partai Golkar telah melihat bahwa Ketua Umum Golkar telah aktif berkomunikasi dengan semua pimpinan partai politik. Kedua, Partai Golkar merupakan bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Jokowi, dan mereka mendukung penuh agar Ketua Umum Airlangga tetap berada di samping Presiden Jokowi sejak awal hingga akhir, termasuk dalam menghadapi Pilpres. Ketiga, dalam pertemuan ini, para Ketua DPD mengenakan seragam baru dengan corak loreng-loreng berwarna kuning sebagai simbol kesatuan dan kesiapan Partai Golkar untuk berjuang di lapangan.

“Kami solid dan akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi dan harapan rakyat Indonesia. Kami berharap masyarakat bersama dengan Golkar dapat meraih kemenangan dalam Pemilu tahun 2024. Kami siap bertempur dalam menghadapi semua tantangan, termasuk meraih kemenangan dalam pemilu,” pungkasnya. (wie)

Pos terkait