Banjir Bandang Nusa Penida Telan Kerugian Rp3,6 Miliar Lebih

bencana 44444
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, jajaran TNI - Polri dan BPBD Klungkung saat turun melakukan pembersihan material bencana banjir bandang di Nusa Penida. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Banjir bandang yang meluluh lantakkan beberapa wilayah di Nusa Penida, sesuai data sementara BPBD Klungkung, bencana banjir yang terjadi, Senin (13/12) lalu, mengakibatkan kerugian material mencapai Rp3,6 miliar lebih.

Kepala Badan BPBD Klungkung, Putu Widiada SSos menyebutkan jumlah kerugian ini berdasarkan laporan dari desa terdampak banjir bandang yakni Desa Sakti, Desa Suana, Desa Batununggul, Desa Ped, Desa Kutampi Kaler, Desa Batumadeg, termasuk Pulau Lembongan yang juga melaporkan adanya kerusakan tanggul pengaman pantai.

Di sisi lain pasca ditetapkannya transisi penanganan Bencana Nusa Penida, direspon cepat Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, dimana sejak Rabu (15/12) lalu, mulai menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Nusa Penida. Bantuan yang disalurkan berupa sembako, matras dan peralatan dapur untuk didistribusikan kepada warga yang terdampak bencana.

Kepastian penyaluran bantuan tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Kamis (16/12).

Menurut I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, penyaluran bantuan itu sementara disalurkan ke warga Nusa Penida utamanya warga di Desa Suana, Batununggul, Kutampi Kaler dan Ped.

“Kami salurkan ke desa yang telah mengajukan bantuan terlebih dahulu. Jika ada penambahan, nanti kami harap desa melapor ke Dinas Sosial,” ungkap Gusti Agung Gede Putra Mahajaya didampingi anggota Babinsa Koramil 1610-04/Nusa Penida, Sertu I Putu Agustina dan Serma I Nyoman Antana.

“Penyaluran bantuan ini nantinya akan terus ada penambahan, menyusul pendataan dari desa dan berkembangnya usulan permohonan bantuan,” jelasnya.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR), serta matras dan peralatan dapur yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial. Komunikasi ke Provinsi Bali dan Kementerian Sosial terus dilakukan untuk penyaluran bantuan ke masyarakat terdampak bencana.

“Penyaluran bantuan akan dilaksanakan beberapa hari kedepan, kami saat ini dengan tengah fokus pemulihan pasca bencana,” terang I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya.

Sebagai bentuk kesiapan dan antisipasi, Dinas Sosial Klungkung saat ini sudah mendirikan dapur umum di Desa Ped. Hal ini untuk mempermudah masyarakat setempat mendapatkan akses makanan pasca bencana banjir bandang. (855)

Pos terkait