Audensi Kesbangpol dengan Kapolres Klungkung, Ini yang Dibahas

kapolres 33aaaaaaa
Kapolres Klungkung, AKBP Umar SIK MH menerima audensi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung, Drs I Dewa Ketut Sueta di Mapolres Klungkung, Selasa (16/1). (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Kapolres Klungkung, AKBP Umar SIK MH didampingi Kabag Ops, Kompol I Ketut Suastika menerima audensi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung, Drs I Dewa Ketut Sueta, bersama Staf di Mapolres Klungkung, Selasa (16/1).

AKBP Umar mengucapkan selamat datang kepada Kaban Kesbangpol beserta stafnya dan pada kesempatan yang baik ini pihaknya memperkenalkan diri sebagai Kapolres Klungkung yang baru dan menjabat kurang lebih 2 bulan di Polres Klungkung.

“Kami dari Polres Klungkung sangat mengapresiasi niat baik Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung beserta jajaran yang meluangkan waktu untuk bersilaturahim demi memperkuat sinergitas dalam menyambut pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2024” kata AKBP Umar.

Kaban Kesbangpol Klungkung Drs I Dewa Ketut Sueta mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Klungkung telah menerima kami dalam kegiatan audensi, dapat kami sampaikan berkaitan dengan rencana pembangunan kantor Polsubsektor Nusa Penida yang berlokasi di depan Pelabuhan Segi tiga emas Nusa Penida ini bahwa anggarannya mencapai Rp 2 miliar sebagaimana audensi dari Dinas PU Kabupaten Klungkung mengenai Fisik tidak bisa mencapai mobler karena nilai bangunan yang tidak masuk kategori.

Disamping itu juga untuk pada hari H pemilu pungut hitung 14 Februari 2024 pukul 09.00 Wita, Kesbangpol akan mengagendakan Forkopimda untuk melaksanakan pemantauan gabungan terkait TPS rawan di wilayah Klungkung bersama KPU dan Bawaslu Klungkung agar ketahui dan minimalisir terjadinya pelanggaran pemilu.

Selanjutnya Kabag Log Kompol I Nyoman Budiasa menambahkan dari Polres Klungkung mohon masukan dan bantuannya kepada Kesbangpol Klungkung agar memberikan jalan keluar terkait pengajuan permohonan tambahan anggaran pengadaan mobler pada Subsektor Nusa Penida. (855)

Pos terkait