ARW Bersama BI Serahkan Secara Simbolis PSBI bagi 21 Lembaga

2022 08 12 12 12 23 242
2022 08 12 12 12 23 242

Penyerahan PSBI di Kota Denpasar. 

 

Bacaan Lainnya

DENPASAR | patrolipost.com – Bertempat di pelataran Pura Desa Puseh dan Bale Agung Desa Adat Sesetan, Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, S. E., M.M., bersama Bank Indonesia menyerahkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) bagi 21 lembaga. Kegiatan ini dilakukan dalam menyikapi dampak dari pandemi Covid-19 kepada masyarakat, Bank Indonesia bersama Agung Rai Wirajaya (ARW) terus berupaya berperan aktif dalam penanggulangan pandemi Covid-19 melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

“Program perbaikan ibadah ini sempat terhenti karena pandemi, namun sejak covid mulai terkendali program ini dijalankan kembali,” kata Agung Rai Wirajaya (ARW) sembari menyebut bahwa program ini sejatinya sudah terlaksana jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Menurut Agung Rai Wirajaya (ARW), program perbaikan tempat ibadah sekaligus penyerahan sembako PSBI yang dilaksanakan di Pura Desa Puseh dan Bale Agung Desa Adat Sesetan ini, juga bertujuan agar masyarakat makin tahu dan mengenal tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia.

“Pandemi Covid-19 yang berlangsung di Indonesia yang masih berlangsung hingga kini telah memberikan dampak bagi perekonomian Indonesia, tak terkecuali Bali. Sebagaimana kita ketahui bersama, perekonomian Bali tumbuh negatif selama 2 tahun berturut-turut yakni pada tahun 2020 – 2021,” tukasnya.

Kasus Covid-19 di tahun 2022 memang sudah menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan Tahun 2021. Akan tetapi, varian baru menyebabkan peningkatan kasus Covid-19 selama 2 bulan terakhir. Oleh sebab itu, Pemerintah kembali memperketat protokol kesehatan seperti kebijakan pemakaian masker dan screening test Covid-19 bagi pelaku perjalanan.

Meskipun demikian, Bank Indonesia memiliki optimisme terhadap pemulihan perekonomian Bali melalui pengendalian inflasi daerah, perluasan program vaksinasi, pemberian bantuan sosial, pengembangan UMKM, dan penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional dapat menjadi sumber kekuatan bagi Bali Bangkit. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali pada triwulan 11-2022 tercatat tumbuh sebesar 3,04%> (yoy), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya sehingga diharapkan menjadi indikator pemulihan di Bali.

“Dalam merespon angka inflasi yang naik, Bank Indonesia tengah mencanangkan Gerakan Nasional Pengendalian lnflasi Pangan (GNPIP),” ucap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho yang hadir pada kegiatan ini.

Dalam hal transformasi pembayaran digital, sebagaimana yang disampaikan pada agenda Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022 yang diselenggarakan pada tanggal 11-15 Juli 2022 di Bali, Bank Indonesia berupaya mewujudkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan serta kemudahan sistem pembayaran melalui QRIS dan perluasan kerjasama pembayaran lintas negara (Cross Border Payment). Bank Indonesia tengah menggaungkan Bl-Fast untuk mengakselerasi perkembangan ekosistem digital, di mana biaya transfer antar bank menjadi maksimal Rp2.500 dari yang sebelumnya Rp6.500.

Prospek positif terhadap perekonomian Bali seiring dengan pelonggaran PPKM, pelonggaran kebijakan bagi PPDN dan PPLN yang mendorong peningkatan aktivitas pariwisata, pembukaan direct flight penerbangan internasional, dan peningkatan mobilitas masyarakat, serta reopening pusat perdagangan, tentu harus dapat kita maksimalkan untuk Bali Bangkit.

“Namun demikian, kita tetap tidak boleh lengah karena kasus Covid-19 masih terus bergulir,” katanya mewanti-wanti.

Kerja sama dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk kesuksesan agenda G20 dan kelancaran implementasi sistem pembayaran digital. Satu hal mendasar yang harus dilakukan adalah dengan menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak.

“Pada kesempatan ini, kita akan bersama-sama menyaksikan penyerahan simbolis pembangunan fisik rumah ibadah kepada 21 kelompok/lembaga senilai Rp815.000.000,- yang terealisasi berkat dukungan Anggota Komisi XI DPR RI, Bapak I Gusti Agung Rai Wirajaya,” ujarnya, seraya berharap agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi seluruh warga, khususnya untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, S. Sos., Anggota DPRD Kota Denpasar, Luh Putu Mamas Lestari, S.E., Anggota DPRD Kota Denpasar, Bapak I Made Setiadi, S.E., Camat Denpasar Selatan, Kepala Kelurahan Sesetan, Jero Bendesa Adat Sesetan beserta prajuru. (wie)

 

 

Pos terkait