Antisipasi Hepatitis Akut, RSUP Sanglah Siagakan Gedung Khusus, SDM dan Obat-obatan

direktur medis
Direktur Pelayanan Medis, Keperawatan dan Penunjang RSUP Sanglah Denpasar, Dr dr Ketut Ariawati, SpA(K). (yani)

DENPASAR | patrolipost.com – Hingga saat ini belum ditemukan adanya pasien dengan gejala yang mengarah Hepatitis Akut di RSUP Sanglah. Kendati demikian, RSUP Sanglah Denpasar tetap siaga dan melakukan persiapan dini dengan menyediakan gedung khusus untuk mengantisipasi penyakit Hepatitis Akut ini.

Direktur Pelayanan Medis, Keperawatan dan Penunjang RSUP Sanglah Denpasar Dr dr Ketut Ariawati, SpA(K) mengatakan langkah antisipasi sudah disiapkan sejak seminggu lalu, yakni dengan menyiapkan SDM dan obat-obatan.

Bacaan Lainnya

“Jadi, bila nanti ada kasus, tenaga kesehatan dan obat-obatan sudah siap,” kata dr Ariawati.

Tidak hanya itu, guna mengantisipasi penularan RSUP Sanglah juga menyiapkan gedung khusus infeksi bagi pasien yang terinfeksi, apabila nantinya ditemukan pasien yang dinyatakan terkonfirmasi Hepatitis Akut. Dimana, gedung tersebut terdiri dari 2 kamar yakni kamar non ventilator dan kamar berventilator.

“Ketika kondisi terburuk kami sudah siap dengan segala sarana dan prasarana penanganannya,” jelasnya.

Ariawati menuturkan Hepatitis Akut dapat dicegah dengan tetap menerapkan gaya hidup sehat dan menaati Protokol Kesehatan (Prokes). Adapun gejala Hepatitis Akut pada anak-anak diawali dengan beberapa gejala yakni diare, mual, muntah, hingga sakit perut.

Lebih lanjut, pihaknya menyarankan para orangtua agar segera membawa anaknya ke fasilitas kesehatan (Faskes) apabila kedapatan mengalami gejala-gejala tersebut. Terlebih gejala jangan sampai grade lanjut seperti mata menguning dan warna kencing pekat.

“Karena itu sudah terlambat. Kalau seperti itu segeralah ke Faskes lebih tinggi agar dapat ditangani,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar mencari informasi dari media terpercaya dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong atau hoax. Terutama di tengah situasi pandemi ini, dimana berbagai isu yang beredar justru memunculkan kepanikan.

Pihaknya juga membantah terkait beredarnya isu bahwa Hepatitis Akut disebabkan oleh vaksin Covid-19. Hal ini lantaran sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti Hepatitis Akut tersebut. (030)

Pos terkait