Angka Covid-19 di Bali Meningkat, Satpol PP Edukasi Prokes di Area Publik

satpol pp
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali melakukan edukasi kepada masyarakat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (5/2/2022). (maha)

DENPASAR | patrolipost.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali melakukan edukasi kepada masyarakat di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Sabtu (5/2/2022). Pemantauan disiplin Prokes di area publik dilakukan seiring naiknya angka Covid-19 di Bali.

Kasatpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, tren kenaikan angka Covid-19 membuat sejumlah areal publik seperti lapangan dan tempat umum lain ditutup.

Bacaan Lainnya

“Anggota kami siagakan di sini (lapangan Renon). Akhir pekan mulai Jumat hingga Minggu cukup ramai warga berolahraga, pagi dan sore hari. Untuk itu, lapangan tetap kami jaga untuk memantau aktivitas masyarakat sembari mengingatkan tetap disiplin Prokes,” kata Rai Dharmadi, Sabtu (5/2/2022).

Dalam edukasi Prokes, satuan penegakan Perda itu melakukan pengawasan sekaligus mengingatkan masyarakat jika pandemi belum berakhir. Grafik kenaikan angka covid-19 di Bali justru semakin naik dengan munculnya varian Omicron.

Di sisi lain, Dewa Dharmadi menambahkan, vaksin pendorong atau booster yang telah diterima masyarakat, tidak membuat disiplin Protokol Kesehatan menjadi kendor. Prokes menjadi hal wajib yang harus dilakukan masyarakat.

“Terkait varian Omicron, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Mereka yang terpapar khususnya yang telah divaksin, kondisinya tidak bergejala, kecuali yang komorbid. Ini yang harus kita jaga agar jangan sampai terpapar,” ujarnya.

Dengan tetap menjaga disiplin Prokes, menurutnya, masyarakat telah menunjukkan kepada daerah lain maupun kepada wisatawan domestik dan asing bahwa Bali aman untuk dikunjungi.

Vaksinasi booster sendiri telah mencapai persentase sebesar 60%. Dewa Rai Dharmadi menyebut, masyarakat memiliki kesadaran untuk mengikuti percepatan herd immunity melalui vaksinasi booster.

“Kesadaran masyarakat menunjukkan bahwa menjaga situasi dan kondisi pada diri dan lingkungannya sudah semakin baik,” jelasnya. (pp03)

Pos terkait