Alfiansah ‘Uhuy!’ Komeng Siap Membawa Aspirasi Masyarakat

komeng1
Alfiansah ‘Uhuy!’ Komeng, komedian fenomenal dalam Pemilu 2024. (ist)

JAKARTA | patrolipost.com – Komedian Alfiansyah Bustomi atau yang dikenal dengan nama Komeng dipastikan melenggang ke Senayan setelah meraih lebih dari 1,5 juta suara mewakili DPD Jawa Barat dalam Pemilu 2024. Raihan suara Komeng ini bahkan mengalah semua calon legislatif dari semua partai di Jawa Barat.

Kehadiran Komeng di kancah politik Pemilu 2024 membuat publik Jawa Barat “teruhuy-uhuy” menirukan jargon Komeng dalam salah satu program acara televisi swasta. Masyarakat sangat terhibur oleh tampilan foto Komeng di surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat. Berpose miring dan mata melotot, pemilih tergelitik untuk mencoblos gambarnya.

Dalam wawancara dengan televisi swasta Komeng mengaku, awalnya cuma membawa aspirasi teman-teman sesama komedian. Namun setelah berhasil meraih suara terbanyak di Jabar, ke depan harus membawa aspirasi masyarakat.

“Sebelumnya saya bertemu DPR RI untuk mengajukan Hari Komedi tanggal 27 September. Namun hingga kini belum ada realisasinya. Saya bertanya, kok lama ya? Apakah saya harus menjadi ‘orang dalam’ untuk mewujudkan keinginan itu? Ya, akhirnya saya coba masuk ke legislatif (DPD RI, red),” ujar Komeng.

Dia menilai, komedi sangat efektif sebagai media interaksi serta penyampai aspirasi masyarakat. Banyak program-program pemerintah dari zaman Orba disampaikan lewat komedi. Kritikan juga tidak terlalu menyakitkan kalua disampaikan lewat komedi.

Komeng yang ngetop lewat program Spontan di salah satu stasiun televisi dituntut untuk punya jargon. Akhirnya secara spontan melontarkan kata ‘uhuy!’. Ucapan itu pula yang dilontarkan masyarakat saat penghitungan suara Pemilu 2024 untuk caleg DPD RI di beberapa TPS di wilayah Jawa Barat yang viral di medsos.

“Terima kasih kepada masyarakat Jawa Barat yang sudah memilih saya. Mudah-mudahan saya bisa membawa aspirasi warga Jawa Barat ke tingkat nasional, terutama menyangkut kemajuan seni dan budaya,” tukasnya. (807)

Pos terkait