Alasan Puan Berbaju Bundo Kanduang? Ini Kata PDIP Sumbar

Ketua DPR RI, Puan Maharani memilih baju adat Bundo Kanduang dari Sumatera Barat. (ist)

JAKARTA | patrolipost.com – Ketua DPR RI, Puan Maharani memilih baju adat Bundo Kanduang dari Sumatera Barat (Sumbar) sebagai busana HUT ke-76 RI di Istana. Ketua DPD PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman menjelaskan alasan Puan memilih busana tersebut.

“Karena almarhum Bapak Taufiq Kiemas Datuk Basa Batuah adalah orang Tanah Datar. Yang dipakai Mbak Puan adalah baju adat dari sana sehingga auranya memancar,” kata Alex, Selasa (17/8/2021).

Alex menyebut Puan bangga sebagai anak almarhum Taufiq Kiemas. Selain itu, pemilihan baju adat Bundo Kanduang disebut sebagai penghargaan bagi Tanah Datar.

“Bangga sebagai anak almarhum Taufiq Kiemas Datuk Basa Batuah dan penghargaan terhadap kampung dalam semangat kebhinekaan,” ujar Alex.

Alex menegaskan tak ada maksud lain dari Puan Maharani mengenakan baju adat Bundo Kanduang. Puan Maharani dan sang ibu, Megawati Soekarnoputri, disebut perhatian terhadap Sumatera Barat.

“Sedari dulu memang Ibu dan Mbak sangat perhatian pada Sumbar. Saat Ibu sebagai presidenlah, maka dibangun Kelok 9, BIM, dan perluasan Teluk Bayur. Semua program itu sangat bermanfaat bagi rakyat. Hanya karena keuangan kita pada saat itu, maka semuanya berjangka panjang, dilanjutkan pemerintahan berikutnya,” ujar Alex Indra Lukman.

“Lagi pula beliau berdua memang berdarah Minang, jadi merupakan otokritik,” kata Alex soal pernyataan-pernyataan Puan dan Megawati terkait Sumatera Barat, yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

Puan mendapat pujian dari kepala daerah di Sumbar karena memakai pakaian adat Minang saat membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan di HUT ke-76 RI. Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengaku bangga dan menyebut Puan terlihat semakin cantik dengan busana tersebut.

“Bu Puan terlihat makin cantik dengan busana tersebut,” kata Audy, Selasa (17/8). (305/dtc)

Pos terkait