Alami Penyumbatan Otak, Pak Ogah Pasrah Ingin Mati

ogah081221n (1)
Abdul Hamid "Pak Ogah" bersama istri.
DENPASAR | patrolipost.com – Di era tahun 80-an, serial Si Unyil menjadi sajian layar kaca hitam putih yang sangat dinatikan bagi anak-anak setiap hari Minggu pagi. Namun kabar dari para pemeran dari serial Si Unyil, kini jarang terdengar oleh publik.
Kali ini kabar cukup menyedihkan dari pemeran Pak Ogah yang punya nama asli Abdul Hamid. Ia dikabarkan kondisinya kian menurun tergulai sakit di atas ranjang. Diketahui memang Pak Ogah memang telah sakit selama beberapa tahun terakhir.
Dilansir dari berita KapanLagi, istri Pak Ogah, Yuyun Widayanti mengungkapkan suaminya itu mulai kehilangan semangat hidupnya. Bahkan tidak hanya fisiknya yang sudah sakit-sakitan, kondisi psikis Pak Ogah pun kian memburuk. “Sejak empat bulan ini, kondisinya (Pak Ogah) dibilang menurun ya, jalan tapi bisa ya, malah sekarang alhamdulillah jalan bisa gitu kan,” ungkap Yuyun Widayanti.
“Kalau kemarin itu kan nggak bisa ngomong, jarang ngomong ya. Kalau sekarang ngomong terus tapi nggak tahu tujuan artinya tuh nggak tahu,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Yuyun mengatakan Pak Ogah sering bersikap aneh karena sudah pikun. Bahkan Pak Ogah sering ketakutan dengan hal-hal yang tak masuk akal. “Hidupnya tuh kayak nggak tenang gitu kan, kayak yang takut, kalau sudah makan, ‘Buat nanti ada?’ gitu kan. Terus kayak ke kompor pun, nanti kebakaran atau apa gitu, jadi hidupnya itu kayak ditakut-takutin,” ujarnya.
Kendati sudah diajak ke rumah sakit, Pak Ogah pun tak mau. Sampai-sampai lelaki berusia 74 tahun itu sudah tak ada semangat hidup dan malah ingin cepat meninggal. “‘Daripada ke rumah sakit, mending aku mati’, gitu katanya. ‘Kalau nggak mati ya sudah sini kasih duit kasih makan yang enak gitu’,” tukasnya.
Yuyun pun juga menjelaskan bahwa penyakit yang dialami Pak Ogah ternyata mempengaruhi otaknya. Pak Ogah pun juga tak mau dibawa berobat alternatif maupun ke dokter. Karena penyumbatan otak yang dialaminya, Pak Ogah justru suka linglung dan marah-marah tanpa sebab. “Empat bulan ini makannya tertentu. Kalau buat makan, ayam. Kalau malam roti dan wafer. Kalau nggak ada itu, dua hari marah-marah aja,” ungkap Yuyun.(kpl)

Pos terkait